Ban Pecah, Marquez Gagal Finis MotoGP Thailand 2026
Gambar atau konten salah?
Pembalap MotoGP, Marc Marquez, tidak dapat menyelesaikan balapan MotoGP Thailand 2026 di Sirkuit Buriram. Motornya, GP26, mengalami masalah serius pada ban belakang hingga harus berhenti di enam putaran terakhir balapan hari Minggu (1/3).
Ban belakang Marquez terlihat kehilangan seluruh tekanan udara. Hal ini menyebabkan pelek motornya rusak parah, seperti terlihat dalam rekaman video balapan. Marquez sempat melambat sebelum akhirnya menepi keluar lintasan.
Bos Ducati, David Tardozzi, menyampaikan keheranannya atas kejadian yang menimpa juara dunia sembilan kali itu. Menurut Tardozzi, sumber masalahnya adalah sentuhan motor dengan kerb (pembatas lintasan).
Tardozzi menjelaskan kepada TNT Sport bahwa Marquez menyentuh kerb di Tikungan 4. "Dia mengenai kerb di Tikungan 4, dan dia merusak peleknya," ujar Tardozzi. Kerusakan pelek inilah yang menyebabkan ban pecah dan memaksa Marquez untuk pensiun dari balapan.
Menurut Tardozzi, situasi ini tergolong sangat sial. Banyak pembalap lain yang keluar jalur di tikungan yang sama, namun tidak ada yang mengalami kerusakan seperti yang dialami Marquez. "Dia bilang dia menabrak kerb, dia tidak tahu mengapa, tapi peleknya hancur," tambah Tardozzi, mengutip keterangan Marquez.
Insiden ban pecah ini menjadi puncak kesulitan Marquez selama akhir pekan balapan di Thailand. Marquez memulai balapan dari posisi start kedua. Namun, ia gagal mempertahankan posisinya sejak awal, perlahan keluar dari posisi tiga besar, dan akhirnya harus mencatat hasil Did Not Finish (DNF).
Bagi Marquez, insiden ini mengakhiri upayanya meraih poin di MotoGP Thailand 2026, yang dimulai dengan harapan tinggi dari posisi grid kedua.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
