Banda Aceh: Serukan Vaksinasi Anak ASN, Cakupan Turun 34%

Nita W. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 82 dibaca
Bisik.id
Banda Aceh: Serukan Vaksinasi Anak ASN, Cakupan Turun 34%

Gambar atau konten salah?

34 % anak di Banda Aceh belum divaksinasi. Angka ini turun drastis dari 83 % yang pernah tercapai pada 2016, sebelum pandemi COVID‑19. Banyak hoaks dan salah paham yang menurunkan kepercayaan masyarakat.

Wali Kota Illiza Sa'aduddin Djamal mengumumkan seruan khusus bagi anak-anak ASN. “Kami akan membuat seruan untuk seluruh anak-anak ASN, keluarga-keluarga ASN ini untuk bisa melakukan vaksinasi. Dan kami juga punya inovasi, di mana, tadi di Puskesmas kita, jadi inovasi untuk menjemput para calon pengantin. Calon pengantin mereka dites, dan kemudian kalau mereka memang layak dari sisi kesehatannya, akan dikeluarkan surat layak untuk melakukan pernikahan,” kata Illiza kepada wartawan di Banda Aceh, 22 Mei 2026.

Inovasi tersebut bertujuan memudahkan pasangan yang akan menikah memeriksa kesehatan sebelum melangkah ke pernikahan. Hal ini menandai langkah baru dalam pelayanan kesehatan di kota.

Illiza turut mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono ke Posyandu dan Puskesmas di Banda Aceh. Ia menekankan bahwa edukasi imunisasi harus dilaksanakan untuk semua kalangan, menggunakan berbagai cara dan pendekatan.

Ia juga menyebutkan rencana melibatkan kelompok masyarakat, PPK, dan kerja lintas lembaga. Pemerintah kota berencana mensosialisasikan manfaat positif vaksinasi bagi anak-anak.

Menurut Illiza, rendahnya cakupan disebabkan oleh hoaks dan pemahaman yang salah. Ia mencontohkan salah satu anggapan: “Tapi ketika dia kena campak, dia tidak berdampak buruk, imunitas tubuhnya menjadi lebih kuat, dia tidak akan punya penyakit lainnya yang disebabkan karena campak itu. Nah pemahaman‑pemahaman yang seperti ini mungkin belum tersampaikan secara lebih tuntas kepada masyarakat.”

Ia menegaskan perlunya metodologi dan strategi baru, terutama pendekatan dari sisi agama, untuk meningkatkan partisipasi vaksinasi.

Dengan seruan dan inovasi ini, Banda Aceh berharap cakupan imunisasi anak dapat kembali mendekati angka historis, mengurangi risiko penyakit menular, dan memperkuat kesehatan generasi muda.

vaksinasi anakBanda AcehhoaksPuskesmasinovasipenyakit menular

Komentar

Memuat komentar...