Bandara Baru Makkah Disetujui, Metro Mempermudah Jamaah

Bima J. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 103 dibaca
Bisik.id
Bandara Baru Makkah Disetujui, Metro Mempermudah Jamaah

Gambar atau konten salah?

Bandara baru di Makkah telah resmi disetujui oleh pemerintah Arab Saudi. Rencana ini termasuk pembangunan bandara dan sistem metro baru yang bertujuan memudahkan perjalanan jamaah ke kota suci.

Saleh Al-Rasheed, CEO Komisi Kerajaan untuk Kota Mekah dan Tempat-Tempat Suci (RCMC), mengungkapkan hal ini dalam wawancara dengan Harvard Business Review Arabia pada 3 April 2026. Ia menjelaskan bahwa Komisi Kerajaan, yang bertugas merancang dan mengelola layanan di Mekah, akan bekerja sama dengan sektor swasta untuk mengembangkan model investasi proyek tersebut.

Hingga kini, Makkah tidak memiliki bandara internasional fungsional. Pada tahun 2024, Arab Saudi mencoba kendaraan udara listrik otonom untuk memeriksa kemungkinan memfasilitasi perjalanan darurat dan pengiriman peralatan medis. Pilihan utama jamaah internasional masih terbang ke Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, sekitar 100 km dari kota suci, lalu melanjutkan perjalanan mereka ke Mekah melalui jalur darat.

Al-Rasheed menambahkan, “Studi kelayakan dan desain awal telah selesai dan diserahkan kepada pihak berwenang terkait untuk menyelesaikan prosedur yang diperlukan sebagai persiapan peluncurannya pada fase selanjutnya.” Tantangan utama pembangunan bandara ini meliputi medan pegunungan Mekah, turbulensi, pendekatan yang sulit, serta potensi masalah visibilitas dan cuaca.

Di sisi transportasi darat, Armada bus Mekah terdiri dari 400 kendaraan yang beroperasi di 12 rute mencakup 580 kilometer. Layanan ini, yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2022, telah mengangkut lebih dari 185 juta penumpang di seluruh kota suci.

Keberadaan bandara ini diharapkan dapat memangkas waktu perjalanan darat dan mempermudah pergerakan jutaan jamaah yang ingin umrah atau haji. Menurut data GASTAT Arab Saudi, pada tahun lalu lebih dari 1,5 juta jamaah haji internasional tiba melalui berbagai titik masuk, dengan total jamaah haji mencapai lebih dari 1,6 juta. Pada tahun 2024, statistik haji GASTAT menemukan bahwa jamaah dari Eropa, Amerika, Australia, dan negara-negara lain mencakup 3,2% dari total jamaah.

Bandara baru ini akan menjadi bagian penting dalam upaya Arab Saudi meningkatkan infrastruktur ibadah. Dengan mengurangi ketergantungan pada Jeddah dan menambah fasilitas transportasi darat seperti metro dan bus, negara ini berusaha membuat perjalanan ke Mekah lebih cepat dan nyaman bagi para jamaah. Ini juga menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki layanan bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Bandara MakkahMetro MekahKomisi KerajaanHajiArmada Bus MekahInfrastruktur IslamArab SaudiKendaraan Udara Listrik Otonom

Komentar

Memuat komentar...