Banjir Pasuruan 19/5: Ratusan Keluarga Mengungsi di Wilayah

Vera T. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 86 dibaca
Bisik.id
Banjir Pasuruan 19/5: Ratusan Keluarga Mengungsi di Wilayah

Gambar atau konten salah?

Hujan lebat pada malam 19 Mei 2026 menimbulkan banjir merata di wilayah Pasuruan. Air menembus permukiman, memaksa warga mengungsi sementara infrastruktur rusak.

Menurut Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, pada 20 Mei 2026 banjir masih terpantau di Kecamatan Pohjentrek dan Kraton. Ia menyatakan, “Pagi ini banjir masih terpantau di wilayah Kecamatan Pohjentrek dan Kecamatan Kraton. Kalau di Purwosari, Pandaan dan Bangil, sudah surut.”

Di Kecamatan Pohjentrek, tiga dusun di Desa Sukorejo terendam. Dusun Rujaksente mencatat ketinggian air 30‑40 cm, memengaruhi 195 Keluarga Keluarga (KK). Dusun Suko terendam 50‑60 cm, 175 KK terdampak. Dusun Duyo juga merendam 50‑60 cm, menimpa 140 KK.

Di Kecamatan Kraton, banjir masih merendam tiga desa: Pulokerto, Sidogiri, dan Tambakrejo. “Di Desa Pulokerto, satu dusun masih banjir 40‑50 cm dengan 50 KK terdampak. Di Sidogiri, Jalan Sidogiri terendam 20‑30 cm. Sementara di Desa Tambakrejo, banjir merendam Jalan Pantura dan Dusun Bulu setinggi 50 cm dengan 350 KK terdampak,” jelas Sugeng.

Fase selanjutnya meluas ke Kota Pasuruan. Dusun Rujakgadung, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo juga terendam. Warga setempat, M Iqbal, melaporkan, “Pagar jembatan Rujakgadung ambruk diterjang banjir tadi malam.”

Secara keseluruhan, banjir menimpa ratusan keluarga di berbagai dusun dan desa, menuntut upaya evakuasi dan perbaikan infrastruktur yang cepat.

Banjir PasuruanHujan lebatBPBD Sugeng HariyadiKecamatan PohjentrekKecamatan KratonEvakuasiInfrastruktur rusak

Komentar

Memuat komentar...