Banjir Pasuruan Tenggelam Jalan Utama, Lalu Lintas Terhambat
Gambar atau konten salah?
Banjir meluap di Pasuruan sejak siang hari, menenggelamkan permukiman dan rumah warga di wilayah kabupaten dan kota. Air hujan lebat merata, menutupi jalan-jalan utama dan jalur pantura.
Di Beji, jalur pantura yang menghubungkan Gempol dan Bangil terendam air dalam. Kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas, menyebabkan antrean panjang. Kondisi ini semakin memprihatinkan menjelang H+3 mudik Lebaran, ketika volume kendaraan naik signifikan.
Jalan Raya Cangkringmalang di Kecamatan Beji juga terendam. Di Sukorejo, jalan utama Pandaan-Malang dan di depan pasar Wonorejo, jalan Pasuruan-Malang tergenang. Selain itu, jalur pantura di Jalan Ir Juanda, Kota Pasuruan, terendam, memaksa kendaraan dialihkan ke Jalur Lingkar Selatan atau tol.
Personel Satlantas Polres Pasuruan bersiaga di lokasi, mengatur arus lalu lintas. Banyak pengendara roda dua mogok karena nekat menerobos banjir. “Banyak yang putar balik. Banyak juga yang berhenti karena takut mogok,” ujar Anto, karyawan minimarket di Gempol, pada Selasa (24 Maret 2026) malam.
Petugas Polsek Bugulkidul, Satlantas Polres Pasuruan Kota, dan Dishub Jatim turun ke lokasi. Kendaraan yang akan masuk ke titik banjir dihentikan dan dialihkan. “Dialihkan sejak pikul 21.30 sampai saat ini masih ditutup,” kata Kepala UPT P3 LLAJ Dishub Jatim, Yulianto.
Dengan tindakan cepat dari aparat, lalu lintas di beberapa titik terjaga, meski banjir masih menahan beberapa jalan utama. Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antara polisi dan Dishub dalam mengatasi bencana banjir di wilayah Pasuruan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
