Bank Aladin Syariah Laba 304% Jadi Rp 150,7 Miliar 2025
Gambar atau konten salah?
Bank Aladin Syariah mencatatkan pertumbuhan laba sebesar 304,48% menjadi Rp 150,7 miliar sepanjang tahun buku 2025.
Pertumbuhan ini didukung oleh peningkatan total aset menjadi Rp 14,4 triliun, naik 53,89% yoy, serta penghimpunan Dana Pihak Ketiga mencapai Rp 10,4 triliun, naik 92,18% yoy.
Penyaluran pembiayaan tumbuh 9,58% menjadi Rp 5,2 triliun, dengan rasio kecukupan modal tetap kuat di 49,3%. Nasabah mencapai 3,7 juta, naik 12,1% yoy.
Pada kuartal pertama 2026, laba bersih mencapai Rp 23,3 miliar, menandakan konsistensi strategi bisnis dan penguatan fundamental perusahaan.
"Bank Aladin Syariah mencatatkan kinerja yang positif di tahun 2025. Hal ini sejalan dengan pengembangan produk dan layanan, serta penguatan sistem digital yang mendukung kemudahan akses perbankan bagi para nasabah," ujar Presiden Direktur Koko Rachmadi, dalam keterangan tertulisnya dikutip Jumat (5 Juni 2026). Koko mengatakan, capaian positif ini ditopang oleh penguatan layanan digital, pengembangan produk, dan perluasan ekosistem strategis. Ke depan, Bank Aladin Syariah akan memperkuat peran sebagai bank syariah digital yang juga fokus layanan relevan, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat."
"Kami percaya bahwa perluasan akses layanan keuangan syariah melalui inovasi digital dan kolaborasi ekosistem dapat menjadi bagian penting dalam mendorong inklusi keuangan syariah serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan di Indonesia," tutup Koko.
Performa ini menegaskan bahwa Bank Aladin Syariah terus memperkuat fondasi digitalnya, sekaligus memperluas jangkauan layanan keuangan syariah untuk mendukung inklusi keuangan di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
