Bank-bank Besar Turun, IHSG Muncul Penyesuaian Ringan
Gambar atau konten salah?
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan koreksi tipis setelah memperlihatkan kenaikan pada pembukaan sesi perdagangan pagi. Beberapa saham besar turut mengalami penurunan, di antaranya yang berada di sektor perbankan.
Menurut data perdagangan RTI Business, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham yang paling terdampak. Nilai saham BBCA turun 1,65% menjadi Rp 5.950 per lembar, turun dari Rp 6.050 sebelumnya.
Saham perbankan besar lainnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), juga mengalami koreksi 1,33% dan berada di harga Rp 4.440 per saham, setelah sebelumnya berada di Rp 4.510.
Selanjutnya, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) menurun 0,80% ke harga Rp 3.740 per saham. Pada pembukaan, BBNI sempat menguat di Rp 3.800 per saham.
Pergerakan serupa terlihat pada PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), yang turun 0,33% menjadi Rp 3.060 per lembar. BBRI sempat menguat di awal pembukaan di level Rp 3.100.
Himpunan bank milik negara (Himbara) lainnya juga mencatat koreksi. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) melemah 1,79% ke harga Rp 1.375 per saham. PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) turun 1,06% ke Rp 1.860, setelah sempat menguat di Rp 1.910 pada awal perdagangan.
Secara keseluruhan, IHSG mengalami koreksi 0,18% dan berada di level 7.115,49. Pada saat pembukaan, indeks saham berada di posisi tertinggi 7.230,03.
Pergerakan ini mencerminkan penyesuaian pasar setelah sesi pembukaan yang kuat, menandakan bahwa investor sedang menilai kembali nilai saham besar di sektor perbankan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi