Bansos PKH dan BPNT Mudah Cek Status Pencairan 2026
Gambar atau konten salah?
Pemerintah secara rutin menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran ini melibatkan dua program utama, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Kedua program ini dibagi menjadi empat tahap pencairan, masing‑masing berlangsung selama tiga bulan.
Berikut rincian jadwal pencairan:
- Tahap I: 01 Januari 2026 – 31 Maret 2026
- Tahap II: 01 April 2026 – 30 Juni 2026
- Tahap III: 01 Juli 2026 – 30 September 2026
- Tahap IV: 01 Oktober 2026 – 31 Desember 2026
Ketika memasuki awal bulan April, banyak penerima manfaat yang menanyakan apakah pencairan tahap II sudah selesai. Kini, masyarakat dapat memeriksa status pencairan secara mandiri hanya dengan menggunakan ponsel.
Cara cek bansos melalui situs web Kemensos
1. Buka browser dan kunjungi cekbansos.kemensos.go.id.
2. Pilih wilayah penerima manfaat, mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa.
3. Masukkan nama penerima manfaat sesuai nama di KTP.
4. Ketik empat huruf kode yang tertera di kotak kode.
5. Jika data sudah benar, klik tombol CARI DATA.
Cara cek bansos melalui aplikasi “Cek Bansos”
1. Unduh aplikasi “Cek Bansos” dari Play Store atau App Store.
2. Jika belum memiliki akun, pilih Buat Akun Baru dan isi data diri yang dibutuhkan. Buat juga username dan password yang mudah diingat.
3. Masuk kembali menggunakan username dan password yang telah dibuat.
4. Pada halaman utama, pilih menu Cek Bansos, masukkan data diri mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa.
5. Masukkan nama penerima manfaat sesuai nama di KTP.
6. Klik Cari Data, maka sistem akan menampilkan hasil pencarian.
Jika status bansos sudah cair, uang bantuan akan langsung masuk otomatis ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Penerima dapat menarik uang tersebut melalui Kantor Pos atau Bank Himbara, seperti BNI, BRI, BSI, dan Mandiri.
Nominal Bansos BPNT 2026
Setiap bulannya, penerima BPNT menerima Rp200.000. Dalam satu tahapan April‑Juni, masyarakat akan menerima total Rp600.000.
Nominal Bansos PKH 2026
Penerima bansos PKH terbagi menjadi beberapa kategori. Setiap kategori menerima jumlah nominal yang berbeda setiap tahunnya:
- Ibu Hamil: Rp3.000.000/tahun (Rp750.000/tahap)
- Anak usia 0–6 tahun: Rp3.000.000/tahun (Rp750.000/tahap)
- Siswa Sekolah Dasar: Rp900.000/tahun (Rp225.000/tahap)
- Siswa SMP: Rp1.500.000/tahun (Rp375.000/tahap)
- Siswa SMA: Rp2.000.000/tahun (Rp500.000/tahap)
- Disabilitas berat: Rp2.400.000/tahun (Rp600.000/tahap)
- Lansia: Rp2.400.000/tahun (Rp600.000/tahap)
- Korban Pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000/tahun (Rp2.700.000/tahap)
Dengan sistem pengecekan mandiri ini, masyarakat dapat mengetahui kapan bantuan mereka akan masuk. Sistem ini memudahkan penerima manfaat memantau status bansos tanpa harus menunggu konfirmasi dari pihak pemerintah. Bansos PKH dan BPNT tetap menjadi jaminan sosial bagi keluarga yang membutuhkan, sementara proses verifikasi dan pencairan menjadi lebih transparan dan cepat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
