Banyuwangi Fokus Renovasi 134 Sekolah dengan CSR Kualitas

Fajar H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 79 dibaca
Bisik.id
Banyuwangi Fokus Renovasi 134 Sekolah dengan CSR Kualitas

Gambar atau konten salah?

Di Banyuwangi, pendidikan tetap menjadi program utama Bupati Ipuk Fiestiandani. Fokus utamanya adalah memperbaiki bangunan sekolah di seluruh kabupaten. Pada tahun ini, Pemkab Banyuwangi menargetkan 134 sekolah dasar dan menengah pertama untuk direnovasi, meski anggaran masih dipertimbangkan secara efisien.

Ipuk menegaskan bahwa pendidikan dan kesehatan selalu menjadi prioritas setiap tahun. “Manusia yang pintar, berkarakter, dan sehat adalah fondasi bagi suatu negara. Semua pihak harus memiliki kesadaran yang sama untuk fokus pada perbaikan dan pengembangan dua sektor ini. Kami terus menggandeng banyak pihak untuk bersama pemkab melakukan pembangunan SDM daerah,” ujarnya pada Sabtu, 23 Mei 2026.

Renovasi yang dilakukan meliputi ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, dan infrastruktur pendukung lainnya. Ipuk menambahkan, “Pembangunan infrastruktur sekolah terus dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Harapan kami, pembangunan ini bisa meningkatkan kenyamanan dan kualitas belajar mengajar di sekolah.”

Selain menggunakan APBD, Pemkab Banyuwangi mengajak sektor swasta lewat dana Corporate Social Responsibility (CSR). Dana CSR dimanfaatkan untuk memperbaiki sekolah, sehingga kualitas pendidikan dapat tersebar lebih merata. Contohnya, di SDN 3 Pesanggaran, dua sekolah di Kecamatan Pesanggaran akan direhabilitasi menggunakan dana CSR dari PT Bumi Suksesindo (BSI). “Ada dua sekolah di Kecamatan Pesanggaran yang akan direhabilitasi menggunakan dana CSR dari PT Bumi Suksesindo (BSI), yakni SDN 3 Pesanggaran dan SDN 3 Sumberagung,” jelas Ipuk.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Alfian, menambahkan bahwa pembangunan dan renovasi SD maupun SMP dilakukan secara rutin setiap tahun. “Karena ada efisiensi anggaran, pembangunan dan renovasi tahun ini jumlahnya tidak sebanyak tahun kemarin. Karenanya ada opsi bagi pihak lain untuk ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Peran BSI tidak hanya terbatas pada sekolah. Perusahaan tersebut juga berencana memperbaiki infrastruktur jalan di Kecamatan Pesanggaran. Sebelumnya, BSI telah membangun jalan sepanjang 2,8 kilometer menuju kawasan Pantai Lampon. Dengan dukungan CSR, proyek ini diharapkan dapat mempermudah akses ke sekolah dan daerah wisata.

Secara keseluruhan, upaya rehabilitasi sekolah dan perbaikan jalan ini menandai komitmen pemkab untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan infrastruktur. Melalui kerja sama publik‑swasta, diharapkan fasilitas belajar menjadi lebih nyaman dan merata di seluruh Banyuwangi.

PendidikanRenovasi SekolahBanyuwangiCSRBumi SuksesindoInfrastruktur JalanPembangunan SDM

Komentar

Memuat komentar...