Bayi Baru Lahir Ditemukan di Teras Rumah, Diperlakukan Cepat
Gambar atau konten salah?
Kasdolah (45) warga Dusun Beji, Desa Sawiji, Jogoroto, Jombang, terbangun pada dini hari setelah mendengar tangisan bayi. Suara itu datang sekitar pukul 00:30 WIB, lalu ia memeriksa sumbernya dan menemukan bayi perempuan tergeletak di lantai teras rumahnya, hanya dibungkus selimut kain putih.
"Kondisi bayi perempuan masih hidup, terbungkus kain warna putih," jelas Kasdolah kepada detikJatim pada 18 Mei 2026.
Setelah menemukan bayi, Kasdolah segera membangunkan warga sekitar dan melapor ke Kepala Dusun (Kadus) Beji, Anwar (49). Kadus kemudian mengirimkan laporan tentang penemuan bayi perempuan tersebut ke Polsek Jogoroto.
Menurut Kapolsek Jogoroto, AKP M Djulan, pihaknya melakukan pemeriksaan kondisi bayi bersama tim medis dari Puskesmas Mayangan, Jogoroto. Mereka menemukan bahwa bayi baru lahir, dengan tali pusar dan ari-ari masih utuh dan menempel.
"Bayi baru lahir ini diduga ditinggalkan oleh orang tuanya," jelas Djulan. Ia menambahkan bahwa ketika ditemukan, bayi tersebut hanya dibungkus selimut kain putih, tanpa surat wasiat atau barang lain.
Selanjutnya, bayi malang ini dievakuasi ke Puskesmas Mayangan untuk menjalani perawatan intensif. Kepala Puskesmas, dr Suryarini Choerunisya, menambahkan bahwa berat bayi adalah 2,34 kg dengan panjang 46 cm.
"Bayi dalam kondisi baik, gerak aktif, kemerahan dan menangis kuat," tandasnya.
Kasdolah, warga yang menemukan bayi, menunjukkan sikap cepat dan bertanggung jawab. Pihak medis dan kepolisian segera menindaklanjuti, memastikan bayi mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Kasus ini menegaskan pentingnya kewaspadaan warga dalam menanggapi situasi darurat di lingkungan sekitar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
