Bayi Panda Raksasa Satrio Lahir di Taman Safari Indonesia

Agus P. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 106 dibaca
Bisik.id
Bayi Panda Raksasa Satrio Lahir di Taman Safari Indonesia

Gambar atau konten salah?

Taman Safari Indonesia kini menambah anggota keluarga baru. Bayi panda raksasa bernama Satrio Wiratama lahir di kebun binatang ini, menambah kegembiraan bagi dunia konservasi.

Bayi ini lahir dari induknya, panda Hu Chun, pada akhir November 2025. Dengan kelahiran ini, Satrio menjadi panda pertama yang lahir di Indonesia.

"Jarang sekali panda raksasa melahirkan di luar China dari pasangan sekandangnya. Biasanya mereka akan cari pasangan kalau di alam.Tapi ini mereka datang dari usia muda, bisa berjodoh, dan bisa menghasilkan keturunan. Ini fenomenal untuk Indonesia,"

Agus Santoso, Board of Advisory Taman Safari Indonesia, pada 23 Mei 2026 menambahkan bahwa kondisi alam dan suhu yang berbeda dengan China membantu tim di Taman Safari Indonesia mengembangbiakkan panda raksasa. Ini menjadi tonggak keberhasilan konservasi dan keberkahan bagi mereka.

Kabar kelahiran bayi panda Satrio disambut hangat oleh China dan komunitas internasional.

"Respon dari China dan dunia internasional luar biasa. China sangat mengapresiasi. Kemudian pengawasan sangat ketat dan diawasi oleh dokter hewan dari China langsung. Bahkan duta besarnya datang ke Taman Safari untuk ikut melihat dan mengawasi,"

Terkait penanaman Satrio, Agus menyebutkan bahwa nama panda ini diberikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Nama Satrio ini dari Presiden Prabowo lho. Namanya Satrio Wiratama,"

Traveler yang ingin bertemu dengan bayi panda Satrio dapat mengunjungi Taman Safari Indonesia di Cisarua, Bogor mulai tanggal 30 Mei 2026. Mereka dapat datang langsung dan melihat si panda kecil.

Kelahiran Satrio menunjukkan bahwa upaya konservasi di Indonesia dapat berhasil bahkan di lingkungan yang berbeda dengan habitat asli panda. Hal ini menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dan dukungan pemerintah dalam melestarikan spesies langka.

Taman Safari IndonesiaPanda raksasaSatrio WiratamaKonservasiChinaPrabowo SubiantoKolaborasi internasional

Komentar

Memuat komentar...