BBM Tanpa Subsidi Naik, Inflasi Hanya Tambah 0,04%

Dani L. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 68 dibaca
Bisik.id
BBM Tanpa Subsidi Naik, Inflasi Hanya Tambah 0,04%

Gambar atau konten salah?

Harga bahan bakar minyak (BBM) tanpa subsidi mulai naik sejak 18 April 2026. Kenaikan ini menimbulkan kekhawatiran masyarakat tentang lonjakan harga barang dan dampaknya terhadap inflasi.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Aida S. Budiman mengatakan bahwa kontribusi kenaikan BBM nonsubsidi terhadap inflasi bulan April tidak signifikan. Ia berkata, “BBM nonsubsidi apabila kita lihat dengan bobotnya di inflasi maka untuk bulan April ini bisa meningkatkan inflasi tapi tidak terlalu besar. Hanya sebesar 0,04 persenan,” dalam konferensi pers virtual pada 22 April 2026.

Dengan kata lain, kenaikan BBM hanya menambah inflasi sekitar 0,04%. Aida menegaskan bahwa BI tetap optimis sasaran inflasi tahun 2026 dan 2027 akan berada di kisaran 2,5% ± 1%.

BI juga memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 4,9–5,7%, meski ekonomi global melambat dari 3,1% ke 3,0%. “Kami selalu bersama-sama dengan pemerintah pusat dan daerah melakukan pengendalian inflasi melalui tim pengendalian inflasi pusat dan daerah dan sekarang ini kami membawa tema gerakan pengendalian inflasi dan pangan sejahtera,” jelas Aida.

Deputi Gubernur BI Ricky Perdana Gozali menegaskan kesiapan kantor perwakilan BI di daerah dalam menanggapi potensi inflasi akibat kenaikan harga BBM nonsubsidi. Ia mengungkapkan, “BI melalui 46 kantor perwakilan dalam negeri siap merespons potensi tekanan inflasi dari global, khususnya dari kenaikan harga energi atau BBM. Begitu juga dari risiko yang akan sampai ke kita, El Nino kemungkinan yang akan datang ke kita dan akan mempengaruhi risiko kemarau yang panjang.”

Ricky menekankan bahwa pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus bersinergi dan mendorong berbagai program fasilitas distribusi pangan, termasuk gerakan pasar murah. Ia menambahkan, “Upaya pengendalian harga perlu dilakukan melalui koordinasi dan sinergi antara TPID dengan satgas di daerah-daerah yang kita lakukan agar BBM Subsidi bisa disalurkan tepat sasaran.”

Secara keseluruhan, kenaikan BBM nonsubsidi memiliki dampak kecil terhadap inflasi, namun BI tetap aktif mengkoordinasikan kebijakan dengan pemerintah pusat dan daerah serta mempersiapkan respons terhadap faktor eksternal seperti harga energi global dan El Nino.

BBM nonsubsidiinflasiBank Indonesiaharga energiEl Ninopengendalian inflasiTPIP

Komentar

Memuat komentar...