BCA Peringatkan: Akun TikTok Palsu Menipu Pinjaman Indonesia
Gambar atau konten salah?
Penggunaan media sosial di Indonesia terus melaju, namun di balik popularitasnya tumbuh pula modus penipuan yang semakin canggih. Salah satu contoh terbaru adalah akun TikTok palsu yang menirukan nama Bank BCA.
Akunnya menampilkan judul “AKUN RESMI PINJAMAN BANK BANK CENTRAL ASIA SILAHKAN HUBUNGI WHATSAPP: 0822-9849-1736” dan mengklaim bekerja sama dengan Kementerian Koperasi. Video‑video yang diunggah dibuat dengan teknologi AI, sehingga terlihat seperti konten resmi BCA. Penipu menawarkan pinjaman tanpa jaminan, bunga 0 %, proses cepat hanya dengan KTP, dan dijanjikan 100 % cair.
Jika pengguna tertarik, mereka diarahkan untuk menekan nomor WhatsApp yang tertera. Dari situ, penipu memulai aksi pencurian data. Data pribadi seperti KTP, PIN, nomor kartu debit/kredit, dan CVV/CVC dapat dicuri tanpa disadari korban.
Berikut beberapa langkah sederhana yang dapat membantu Anda menghindari penipuan akun BCA palsu:
- Kenali nomor dan akun resmi BCA: Nomor telepon Halo BCA: 1500888, Nomor WA Bank BCA: 08111500998 (ber centang biru), dan akun media sosial resmi BCA dapat dicek melalui situs resmi.
- Jangan pernah klik link sembarangan, apalagi dari sumber tidak resmi.
- Jaga kerahasiaan data pribadi: KTP, PIN/Password, nomor kartu debit/kredit, CVV/CVC, dan informasi sensitif lainnya.
Jika menemukan akun yang mencurigakan atau menerima permintaan data pribadi, segera laporkan ke BCA. Anda dapat menggunakan aplikasi haloBCA (bebas pulsa) atau menghubungi Halo BCA di 1500888.
Penipuan ini menargetkan pengguna TikTok dengan janji pinjaman mudah. BCA menyediakan saluran resmi untuk melaporkan dan memperingatkan bahwa semua layanan pinjaman resmi tidak menggunakan nomor WhatsApp yang tidak terverifikasi. Dengan waspada dan mengikuti petunjuk resmi, risiko menjadi korban dapat diminimalkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
