Bebas Post Holiday Blues: Teman, Kopi, Motivasi, Olahraga
Gambar atau konten salah?
Lebaran baru saja usai. Banyak orang masih merasa seperti berada di mode liburan, meski sudah kembali ke rutinitas. Kondisi ini sering disebut post holiday blues, yang menandai mood turun, lemas, dan kurang semangat.
Setiap generasi punya cara sendiri untuk mengatasi perasaan ini. Para Generasi Z, misalnya, sering memakai solusi yang unik, sementara milenial juga bisa meniru cara mereka.
Contohnya, Shafira (22), karyawan swasta di Jakarta Selatan, merasakan gejala ini. Ia mengatakan, "Yang bikin males tuh karna sebelumnya kan udah banyak liburan dan jauh dari kerjaan ya, udah nggak ada pikiran tentang pekerjaan lagi, jadi kayak susah lagi aja gitu mau berpikir lagi. Nggak tahu apa cuma perasaan aja kali ya, tapi emang mood-nya masih mood liburan aja," ia menambahkan.
Shafira mengatasi hal itu dengan menghubungi teman-teman. Ia bilang, "Kalau aku sendiri sih beberapa kali nge-hubungin temen kantor dulu sebelum masuk. Ngeluh bareng dan saling nyemangatin, pelan-pela bikin to do list bareng juga," sehingga rasa hampa di masa transisi hilang.
Di sisi lain, Nadiva (22), juga karyawan swasta di Jakarta Selatan, mengaku masih malas bekerja dan sedih karena berpisah dengan liburan. Ia mengungkapkan, "Aku pesen kopi online buat nemenin kerja hehe, itu bikin lebih semangat, at least I have my coffee," menandakan kopi menjadi semangat tambahan.
Metode lain yang bisa ditiru adalah yang dilakukan Icha (22), karyawan swasta di Jakarta Selatan. Ia biasanya doomscroll setiap hari, tapi kini ia mencari konten motivasi. Ia berkata, "Daripada aku doomscroll, aku nyari konten-konten yang bisa memotivasi aku. Kayak aku nyari influencer yang bisa memotivasi aku buat aktif lagi. Kayak aku ngedit lagi, mulai kerja lagi," menjelaskan perubahan fokus.
Selain itu, Icha menambahkan, "Karena kan aku emang kerja video editor dan content creator, jadi aku nyari motivation di TikTok juga. Terus aku nyoba tetap workout 10 sampai 15 menitan gitu, karena kalau nggak bener-bener cuman makan lontong, makan opor, terus tidur," menekankan pentingnya aktivitas fisik dan konsumsi makanan sehat.
Keempat strategi ini—berkomunikasi, minum kopi, mencari motivasi lewat media sosial, dan rutin olahraga—menunjukkan cara berbeda yang dapat membantu mengatasi post holiday blues.
Setiap individu memilih metode yang paling nyaman bagi mereka. Yang penting, mereka tetap aktif mencari cara agar kembali bersemangat setelah liburan.
Secara keseluruhan, cerita Shafira, Nadiva, dan Icha menunjukkan bahwa meski Lebaran telah usai, masih ada cara sederhana untuk mengatasi mode liburan yang menahan semangat. Mereka menggunakan dukungan sosial, minuman kopi, konten motivasi, dan olahraga ringan sebagai solusi praktis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
