Benjolan Nyeri di Kemaluan, Waspada Folikulitis
Gambar atau konten salah?
Seorang pria berusia 22 tahun melaporkan adanya benjolan yang terasa sakit di area kemaluan, tepatnya di sisi kanan dekat rambut kemaluan. Pertanyaan mengenai penanganan benjolan ini diajukan oleh YP.
Menurut penjelasan dari dr. Teguh Hopkop Putera Manurung, SpDV, Dokter Spesialis Dermatologi dan Venereologi di Primaya Hospital Bekasi Timur, benjolan yang disertai rasa nyeri di area kelamin tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh peradangan pada kantung rambut (folikulitis).
Infeksi bakteri sering menjadi pemicu kondisi ini. Untuk penanganan awal, disarankan untuk menjaga kebersihan area kelamin dengan cara mencuci menggunakan air hangat.
Beberapa langkah perawatan mandiri yang bisa dilakukan meliputi:
- Menghindari penggunaan celana dalam yang terlalu ketat.
- Berhati-hati saat mencukur agar kulit tidak mengalami luka.
Dokter menekankan pentingnya untuk segera memeriksakan diri ke dokter guna memastikan penyebab pasti dari benjolan yang dirasakan.
YP menyampaikan keluhannya pada (01 Januari 2024).
Informasi ini disampaikan sebagai tanggapan atas pertanyaan kesehatan yang dikirimkan oleh pembaca.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
