BGN Pastikan Transparansi Dana Makan Bergizi Gratis di Jakarta
Gambar atau konten salah?
Badan Gizi Nasional (BGN) menjelaskan bahwa setiap rupiah yang dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) diproses melalui mekanisme berlapis dan transparan. Setiap dana yang keluar untuk program ini diawasi ketat, sehingga risiko penyelewengan oleh oknum diharapkan tidak terjadi.
"Dalam pengelolaan uang negara, you are never alone. Semua melalui mekanisme yang jelas dan melibatkan berbagai pihak," ujar Kepala BGN Dadan Hindayanan di Jakarta, 08 April 2026.
Lebih lanjut, tahap perencanaan program dibahas melalui forum tripartit yang melibatkan Badan Gizi Nasional, Kementerian PPN/Bappenas, serta Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Dalam proses pembahasan anggaran hingga tahap pembukaan blokir anggaran karena program masuk dalam prioritas nasional juga dilakukan melalui mekanisme yang sama. "Dalam pembahasan anggaran dan proses buka blokir karena program prioritas, juga dilakukan secara tripartit," ucap Dadan.
Pada tahap pengadaan, Dadan menyebut adanya proses review oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk memastikan seluruh prosedur sesuai ketentuan yang berlaku, sebelum memperoleh persetujuan dari Kemenkeu. "Dalam proses pembayaran semuanya di-approve oleh Kementerian Keuangan," tegasnya.
Sementara itu secara teknis, peran Bappenas lebih berfokus pada penilaian hasil atau output (Result/RO) program, bukan pada rincian spesifikasi teknis pengadaan.
Dengan mekanisme tripartit dan pengawasan internal, program Makan Bergizi Gratis diharapkan berjalan sesuai anggaran dan tujuan kesehatan masyarakat. Pengawasan berlapis menambah kepercayaan publik terhadap penggunaan dana negara.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
