BGN Penerapkan Aplikasi Reviu Menu MBG untuk Makanan Gratis

Arif S. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 72 dibaca
Bisik.id
BGN Penerapkan Aplikasi Reviu Menu MBG untuk Makanan Gratis

Gambar atau konten salah?

Badan Gizi Nasional (BGN) baru saja meluncurkan aplikasi Reviu Menu MBG (Organoleptik) untuk memantau makanan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan kepada penerima manfaat. Aplikasi ini dirancang agar pengawasan tidak hanya dilakukan oleh pelaksana program, tetapi juga melibatkan sekolah dan posyandu.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, menjelaskan tujuan aplikasi ini: “Aplikasi ini dikembangkan agar penerima manfaat ikut terlibat dalam pengawasan kualitas MBG. Dengan demikian Ka SPPG dan seluruh mitra semakin serius menjaga kualitas makanan yang didistribusikan.” Pernyataan ini diungkap pada 24 Mei 2026.

Di lapangan, guru yang ditunjuk di sekolah dan kepala posyandu (Kaposyandu) bertindak sebagai PIC kelompok penerima manfaat. Saat paket makanan diterima, mereka dapat langsung menilai melalui indikator yang tersedia di sistem. Indikator tersebut mencakup ketepatan waktu distribusi, aroma makanan, rasa, hingga variasi menu yang disajikan.

Indikator ini diharapkan dapat mendeteksi masalah sejak dini. Data dashboard Reviu Menu MBG pada 23 Mei 2026 pukul 21.31 WIB menunjukkan sudah ada 1.707 laporan dari berbagai daerah. Dari jumlah tersebut, 1.705 laporan atau 99,88% menyatakan makanan layak dikonsumsi, sementara hanya dua laporan yang menyebut makanan tidak layak makan.

Berbagai aspek kualitas juga tercatat. 97,95% laporan menyebut makanan diterima tepat waktu atau bahkan lebih cepat. Aroma makanan dinilai layak pada 99,71% laporan, dan tampilan makanan sesuai standar pada 99,41% laporan. Untuk rasa, sekitar 98,89% laporan menyebut makanan dalam kondisi normal dan dapat diterima dengan baik oleh penerima manfaat.

Sony menekankan bahwa sistem ini merupakan bagian dari langkah pencegahan agar tidak terjadi persoalan menonjol dalam pelaksanaan program MBG: “Keterlibatan guru dan Kaposyandu diharapkan bisa meningkatkan akurasi pengawasan sekaligus menjadi sistem peringatan dini bila ada potensi masalah.”

Dengan melibatkan pihak sekolah dan posyandu, BGN berharap pengawasan makanan bergizi gratis menjadi lebih transparan dan responsif. Data menunjukkan sebagian besar makanan yang didistribusikan memenuhi standar, namun sistem ini tetap penting untuk memastikan kualitas tetap terjaga di semua daerah.

Badan Gizi Nasionalaplikasi Reviu Menu MBGmakanan bergizi gratispengawasan kualitassekolahposyanduindikator distribusi

Komentar

Memuat komentar...