Biblical Diet Geliat di Sosial Media, 500 Ribu Pengikut

Surya B. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 85 dibaca
Bisik.id
Biblical Diet Geliat di Sosial Media, 500 Ribu Pengikut

Gambar atau konten salah?

Tren pola makan sehat terus berputar di media sosial. Salah satu yang baru saja naik daun adalah biblical diet, pola yang mengacu pada makanan yang disebutkan dalam Alkitab.

Diet ini menekankan makanan yang minim proses pengolahan. Contohnya ikan, roti, madu, buah-buahan, dan biji-bijian. Semua bahan tersebut masih dalam bentuk alami dan tidak melalui banyak tahap pengolahan.

Di platform sosial, biblical diet dianggap sebagai standar baru bagi yang ingin hidup sehat. Jumlah pengikutnya sudah mencapai ratusan ribu orang, menunjukkan ketertarikan yang besar.

Kayla Bundy, seorang konten kreator berusia 27 tahun, menjadi salah satu wajah utama diet ini. Ia telah menjalani biblical diet selama delapan tahun. Melalui akun TikToknya, Bundy rutin membagikan resep dan tips yang ia anggap sesuai dengan Alkitab. Akunnya kini memiliki lebih dari 500 ribu pengikut.

“Dosa masuk ke dunia melalui makanan, dan setan tidak berhenti sampai di situ. Bagi saya, makanan benar-benar seperti senjata untuk melawan balik,” ungkap Bundy. Pernyataan ini menegaskan keyakinannya bahwa makanan memiliki peran spiritual.

Selain berbagi konten, Bundy juga membuka peluang bisnis. Ia menjual panduan digital berisi daftar biblical superfoods seharga US$28 (sekitar Rp 500.000). Ia juga menawarkan sesi coaching atau pelatihan dengan tarif mencapai US$700 per bulan (sekitar Rp 12,5 juta).

Abbie Stasior, ahli gizi Kristen asal Nashville, Amerika Serikat, juga aktif membahas biblical diet. Dalam video dan tulisan, ia sering mengaitkan pola makan sehat dengan ayat-ayat Alkitab. Salah satu contoh yang ia bahas adalah adegan dalam Kitab Yohanes ketika Yesus makan roti dan ikan bersama murid-muridnya. Menurutnya, menu tersebut menunjukkan kombinasi karbohidrat dan protein yang seimbang.

Di sisi lain, Annalies Xaviera, seorang konten kreator dengan lebih dari 300 ribu pengikut di Facebook, turut mempopulerkan tren ini. Ia sering memposting resep dan cerita tentang bagaimana makanan Alkitab memengaruhi kesehatannya.

Secara umum, sebagian besar menu dalam biblical diet memang tergolong sehat karena menggunakan bahan alami dan tidak terlalu diproses. Namun, seperti pola makan lainnya, kebutuhan tubuh setiap orang tetap berbeda. Oleh karena itu, tren diet ini tidak dapat dijadikan patokan universal bagi semua orang.

Dengan pertumbuhan pengikut dan munculnya produk digital serta layanan coaching, biblical diet kini menjadi lebih dari sekadar tren. Ia menandai pergeseran minat masyarakat terhadap pola makan yang tidak hanya menekankan nutrisi, tetapi juga nilai spiritual yang diyakini oleh banyak orang.

biblical dietpola makan sehatTikTokKayla BundyAlkitabsuperfoodscoaching digital

Komentar

Memuat komentar...