BMKG Prediksi 23,3% Zona Indonesia Masuk Kemarau Juni 2026
Gambar atau konten salah?
Pada bulan Juni 2026, BMKG mempublikasikan pembaruan data zona musim di seluruh Indonesia. Dari semua zona, 23,3 % diperkirakan akan memasuki musim kemarau, sedangkan sisanya masih berada di masa transisi (pancaroba) atau masih mengalami musim hujan.
Berikut wilayah-wilayah yang diprediksi akan mulai memasuki musim kemarau pada Juni 2026:
- Mayoritas Aceh
- Sebagian Sumatera Utara
- Sumatera Barat
- Riau
- Sebagian Jambi
- Sebagian Bengkulu
- Kepulauan Bangka Belitung
- Sebagian Sumatera Selatan
- Bagian kecil Lampung
- Bagian kecil Jawa
- Mayoritas Kalimantan
- Sebagian Sulawesi Utara
- Bagian utara Gorontalo
- Sebagian Sulawesi Barat
- Sebagian Sulawesi Tengah
- Bagian kecil Sulawesi Selatan
- Sebagian Sulawesi Tenggara
- Sebagian Maluku
- Sebagian Papua Barat
- Bagian timur Papua
Meski wilayah-wilayah tersebut masuk musim kemarau, BMKG menegaskan bahwa hujan deras yang diikuti angin kencang masih dapat terjadi. Menurut BMKG, suatu wilayah dikatakan memasuki musim kemarau ketika curah hujannya berada di bawah 50 mm per dasarian (10 hari) dan diikuti oleh dasarian berikutnya.
Artinya, hujan tetap bisa turun, hanya saja intensitas dan frekuensinya jauh lebih rendah dibandingkan saat musim hujan.
Berikut beberapa langkah antisipasi dini yang diimbau oleh BMKG kepada masyarakat:
- Hemat penggunaan air untuk menjaga ketersediaan air bersih bagi kebutuhan rumah tangga dan pertanian.
- Waspada kebakaran hutan dan lahan; hindari pembakaran sampah sembarangan atau pembukaan lahan dengan cara dibakar, terutama di area kering dan berangin kencang.
- Perhatikan perbedaan suhu antara siang (terik) dan malam hari (dingin/fenomena bediding) yang biasanya cukup ekstrem; pastikan tubuh terhidrasi dengan baik untuk mencegah penurunan imunitas.
Dengan demikian, meski sebagian wilayah Indonesia akan memasuki musim kemarau pada Juni 2026, kondisi cuaca tetap dapat berubah, sehingga masyarakat perlu tetap waspada dan mengambil langkah pencegahan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
