BPJS Buka Rekrutmen Anggota Komite Non Dewan 2026
Gambar atau konten salah?
BPJS Kesehatan telah resmi membuka rekrutmen Anggota Komite Non Dewan Pengawas (AKND) untuk tahun 2026. Posisi ini akan menambah anggota di Komite Audit dan Komite Tata Kelola, dua lembaga yang bertugas menjaga transparansi dan tata kelola BPJS.
Anggota AKND tidak menjadi pegawai tetap. Mereka bekerja berdasarkan perjanjian kerja, jadi tidak masuk dalam jajaran karyawan tetap BPJS. Pekerjaan ini bersifat profesional dan tidak memerlukan status pegawai.
Berikut kualifikasi umum yang harus dipenuhi:
- Pendidikan minimal S1.
- Pengalaman kerja di bidang terkait minimal lima tahun.
- Diutamakan lulusan program studi Kedokteran, Manajemen, Ekonomi, Hukum, Akuntansi, Ilmu Sosial, dan Pemerintahan.
- Usia maksimal 55 tahun pada Desember 2026.
- Pengalaman di bidang pendampingan atau pengawasan, seperti auditor, tenaga ahli, konsultan, verifikator, atau investigator.
- Pengalaman bekerja di lembaga negara (eksekutif, legislatif, yudikatif), BUMN/BUMD, atau institusi internasional.
- Memiliki sertifikat relevan di bidang medis, keuangan, atau hukum yang mendukung tugas pengawasan.
- Kemampuan menganalisa masalah, membuat kajian, studi, atau riset.
- Memahami regulasi lembaga publik, badan hukum, atau lembaga keuangan/ asuransi, baik sosial maupun komersial.
Proses pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman resmi rekrutmen BPJS Kesehatan di https://rekrutmen.bpjs-kesehatan.go.id. Semua detail, tahapan seleksi, dan mekanisme pendaftaran tersedia di situs tersebut. Periode pendaftaran dibuka hingga 26 April 2026, jadi segera siapkan dokumen yang diperlukan.
BPJS Kesehatan menegaskan bahwa rekrutmen ini tidak memungut biaya. Waspadai modus penipuan yang mengatasnamakan BPJS, terutama yang meminta uang atau menjanjikan kelulusan. Pastikan hanya mengakses informasi melalui kanal resmi agar tidak tertipu.
Kesempatan ini terbuka bagi para profesional yang ingin berkontribusi pada tata kelola lembaga kesehatan nasional. Pendaftaran masih dapat dilakukan sebelum batas akhir, jadi jangan lewatkan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
