BRI Life Gelar Seminar Wealth & Tax 2026 di Surabaya
Gambar atau konten salah?
BRI Life, bagian dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, terus memperkuat komitmen meningkatkan literasi keuangan nasabah lewat kanal Bisnis Bancassurance.
Pada Rabu, 22 April 2026, BRI Life menyelenggarakan Wealth and Tax Excellence 2026 di Surabaya. Acara ini bertujuan mengumpulkan nasabah prioritas BRI Sentra Layanan Prioritas (SLP) Surabaya Kaliasin dalam forum edukatif yang menuntun pemahaman lengkap tentang pengelolaan kekayaan dan perencanaan pajak.
Direktur BRI Life, Sutadi, menegaskan bahwa peran asuransi kini lebih strategis daripada sekadar perlindungan. Ia menambahkan, "BRI Life berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi perlindungan jiwa yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus memberikan nilai tambah melalui edukasi finansial yang aplikatif. Kami ingin memastikan nasabah dapat merencanakan keuangan secara lebih matang dan berkelanjutan," ia katakan pada Senin, 27 April 2026.
Tri Prasetyo Hadi Nugroho, Kepala Regional Consumer Banking BRI, menyoroti sinergi antara BRI dan BRI Life sebagai inti layanan finansial terintegrasi. Ia menegaskan pentingnya solusi komprehensif bagi nasabah prioritas di tengah dinamika ekonomi.
Sebagai pembicara utama, Teenu C. Jiriadana memaparkan strategi pengelolaan kekayaan yang efektif dan efisien dari sisi perpajakan. Materi tersebut memberi wawasan praktis bagi peserta untuk mengoptimalkan aset dan memitigasi risiko finansial melalui pendekatan terstruktur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Customer Gathering BRI Life yang akan dilaksanakan di kota-kota besar lain, seperti Cirebon, Jember, Bandung, Pekanbaru dan Semarang. Tujuannya adalah memperkuat hubungan dengan nasabah serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan holistik, adaptif, dan berkelanjutan.
Dengan menggabungkan edukasi, perlindungan jiwa, dan strategi aset, BRI Life berusaha memberikan nilai tambah nyata bagi nasabah. Pendekatan ini menegaskan peran asuransi sebagai alat bantu perencanaan keuangan jangka panjang, bukan sekadar produk perlindungan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
