BTN Buka Ecopark Dago dan 3 Cabang Baru di Jakarta Pusat
Gambar atau konten salah?
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi membuka Ecopark Dago dan tiga kantor cabang baru pada 10 April 2026. Aset fisik ini dianggap sebagai pondasi bagi bisnis bank dan peningkatan kualitas SDM serta layanan.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan komitmen perusahaan untuk memperkuat kapabilitas internal. Ecopark Dago dirancang sebagai pusat pembelajaran terpadu bagi seluruh pegawai. Fasilitas ini mengusung konsep modern, kolaboratif, dan ramah lingkungan dengan pendekatan green building. Kehadirannya diharapkan dapat mencetak SDM unggul dan adaptif sesuai tantangan industri perbankan.
Dalam keterangan tertulisnya pada 11 April 2026, Nixon berkata, “Ini merupakan investasi strategis untuk memperkuat kualitas BTNers sekaligus mendorong service excellence.”
Selain itu, BTN membuka tiga kantor cabang baru: KC Kelapa Gading Square, KC Jakarta Kebon Jeruk, dan KC Pondok Indah. Ketiganya mengusung konsep modern branch melalui pendekatan digital branch dan smart building. Dengan konsep tersebut, layanan kepada nasabah diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Kehadiran kantor cabang baru ini memperluas jaringan layanan BTN di kawasan strategis.
Nixon menekankan bahwa pertumbuhan bisnis BTN ke depan sangat ditentukan oleh dua faktor utama: kualitas SDM dan kualitas layanan. Karena itu, penguatan kedua aspek tersebut menjadi fokus utama perseroan. Ia menutup pernyataannya dengan, “Dengan SDM yang unggul dan layanan yang semakin baik, kami optimistis dapat mendorong pertumbuhan bisnis jangka panjang.”
Inisiatif ini menandai langkah strategis BTN dalam mempersiapkan tenaga kerja dan layanan yang lebih baik, sekaligus memperkuat jaringan perbankan di wilayah strategis. Dengan menekankan kualitas dan inovasi, BTN menunjukkan komitmen untuk tetap relevan di pasar perbankan yang terus berubah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
