Bupati Banyuwangi Lantik 52 Pejabat Baru di Pasar Rogojampi

Rini S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 99 dibaca
Bisik.id
Bupati Banyuwangi Lantik 52 Pejabat Baru di Pasar Rogojampi

Gambar atau konten salah?

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani melantik 52 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Prosesi pelantikan berlangsung terbuka di Pasar Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Senin (18 Mei 2026). Keputusan ini menandai langkah baru dalam pengelolaan pemerintahan daerah.

Ipuk menegaskan bahwa rotasi jabatan ini dilakukan sebagai upaya penguatan kelembagaan demi mencapai kinerja pemerintahan yang optimal. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk mengubah gaya bekerja dan lebih sering memantau kondisi riil di masyarakat. "Saya minta pejabat tidak hanya di balik meja. Harus rutin turun ke lapangan, memahami langsung persoalan warga, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya," tegas Ipuk dalam sambutannya.

Di tingkat Pimpinan Tinggi Pratama (eselon II), terdapat sejumlah pergeseran dan promosi jabatan strategis. Alfian dilantik sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, setelah sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan. Dwi Handayani dirotasi menjadi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, sementara sebelumnya ia menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Nanin Oktaviantie kini bergeser menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa/DPMPD, setelah sebelumnya memimpin Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan.

Secara khusus, Ipuk memberikan target kepada Kepala Dispora yang baru untuk segera mengoptimalkan peran pemuda dan perempuan melalui ruang‑ruang kreatif yang positif.

Selain kepala dinas, sejumlah camat baru juga turut diambil sumpahnya dalam pelantikan tersebut. Berikut daftar camat yang telah resmi menjabat:

  • Abdur Rachman (Camat Giri)
  • Ahmad Subhan (Camat Srono)
  • Satrio (Camat Songgon)
  • Bambang Suryono (Camat Gambiran)
  • Sudharto Setyo (Camat Purwoharjo)
  • Khoirul Hidayat (Camat Genteng)

Ipuk menitipkan pesan kuat kepada para camat baru agar mengingat peran mereka sebagai ujung tombak pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. "Kepada para camat, saya tegaskan camat bukan sekadar administrator di belakang meja. Sifatnya harus dekat, tanggap, dan menjadi pusat solusi tercepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat," pungkasnya.

Rotasi jabatan ini menekankan pentingnya keterlibatan langsung pejabat dengan warga, sekaligus memperkuat peran camat sebagai ujung tombak pelayanan publik. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program pemerintah di tingkat lokal dan memastikan manfaatnya dirasakan secara nyata oleh masyarakat.

Pelantikan PejabatRotasi JabatanPemerintah Kabupaten BanyuwangiKepala DinasCamat BaruPelayanan PublikKelembagaan

Komentar

Memuat komentar...