Bupati Sidoarjo Ajak Warga Perangi Narkoba
Gambar atau konten salah?
Kecamatan Wonoayu menempati posisi kedua sebagai wilayah dengan kasus narkoba terbanyak di Kabupaten Sidoarjo. Menghadapi kenyataan ini, Bupati Sidoarjo Subandi mendorong warga untuk memperkuat langkah pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Dimulai dari lingkungan keluarga, hingga ke tingkat desa.
Subandi menyampaikan pesan tersebut saat acara Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kegiatan ini digelar dalam rangka Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, bertempat di Lapangan Desa Wonokalang, Kecamatan Wonoayu.
Dalam kesempatan itu, Subandi menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa hanya menjadi tugas aparat penegak hukum. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat untuk memutus rantai penyalahgunaan dan peredaran narkoba. "Narkoba menjadi musuh nyata yang merusak masa depan bangsa. Pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Kita semua harus bergerak bersama melakukan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," ujar Subandi pada Senin, 06 Juli 2026.
Bupati meminta warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, keluarga, tetangga, pengurus RT dan RW, hingga pemerintah desa harus aktif melakukan deteksi dini serta upaya pencegahan. Subandi menegaskan, upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba harus diperkuat melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. "Mari kita mulai dari keluarga, kemudian lingkungan, RT, RW, hingga desa. Saya yakin apabila semangat kebersamaan ini terus dijalankan, kita bisa melindungi generasi muda dan mewujudkan Sidoarjo yang bebas dari narkoba," tuturnya.
Subandi juga memberikan apresiasi atas sinergi antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sidoarjo dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sidoarjo. Kedua lembaga ini dinilai berperan dalam mengedukasi masyarakat tentang bahaya narkoba. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BNN Kabupaten Sidoarjo yang telah bersinergi dengan Bakesbangpol Kabupaten Sidoarjo dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Ini merupakan langkah nyata kita bersama untuk melindungi masyarakat Sidoarjo dari bahaya narkoba," pungkasnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa masalah narkoba di Sidoarjo cukup serius, terutama di Kecamatan Wonoayu. Seruan bupati untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dari keluarga hingga desa, menjadi langkah yang dianggap penting. Tanpa partisipasi aktif warga, upaya aparat penegak hukum saja mungkin tidak akan cukup untuk menekan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Truk Kontainer Terguling di Surabaya, Macet Total hingga Babat Jerawat
Hiu Tutul Kembali Muncul di Perairan Pasuruan
Hiu Tutul Kembali Muncul di Perairan Pasuruan
Dosen Unair Buka Suara: Gaji Pokok Rp2,6 Juta, Total Rp16 Juta
Letusan Semeru, Lava Pijar Luncur 2 Km
Pagar Roboh di Konser Denny Caknan, Dua Petugas Terluka
Berita Terbaru
Bupati Sidoarjo Ajak Warga Perangi Narkoba
Truk Kontainer Terguling di Surabaya, Macet Total hingga Babat Jerawat
Rahasia Fisik Haaland: Latihan Ekstrem dan 6.000 Kalori Sehari
Ube Jadi Bintang Baru Minuman Kekinian di Cirebon
Empat Tim Pastikan Tiket Perempatfinal Piala Dunia
Inggris ke Perempatfinal Piala Dunia 2026
Agrinas Bantah PHK, Siap Rekrut 20.000 Pekerja
OJK Blokir 557 Ribu Rekening Scam, Dana Korban Rp 674 Miliar Diamankan