Ube Jadi Bintang Baru Minuman Kekinian di Cirebon
Gambar atau konten salah?
Dunia minuman kopi dan racikan kekinian terus bergerak. Kalau dulu gula aren sempat menjadi primadona, sekarang giliran ube yang naik daun. Ube bukan cuma soal rasa baru, tapi juga tampilan yang menggoda mata.
Ube sebenarnya adalah umbi rambat berwarna ungu. Nama ilmiahnya Dioscorea alata. Umbi ini sangat populer di Filipina. Kini, ube mulai merambah ke dalam racikan minuman di Indonesia. Bukan cuma kopi, ube juga dipadukan dengan matcha.
Di Cirebon, ada satu tempat yang menyajikan kreasi ini. Namanya Kisamen Noodle Bar. Kafe ini beralamat di Jalan Telar Asem Blok Dukumalang, Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Mereka punya tiga varian minuman berbahan dasar ube. Pertama, Ubee Original. Kedua, Ubee Matcha Latte. Ketiga, Ubee Coffee Latte.
Masing-masing menu punya karakter rasa yang berbeda. Ada yang creamy, ada yang earthy, ada juga yang memadukan pahit dan manis khas kopi.
Sampriatna, pemilik Kisamen Noodle Bar, menjelaskan alasan memilih ube. Menurutnya, ube punya karakter rasa yang lembut. Mudah dipadukan dengan bahan lain. "Ube itu punya karakter rasa yang lembut dan unik. Kami coba buat versi yang lebih ringan, creamy, dan tidak terlalu manis," kata Sampriatna.
Dia menjelaskan lebih lanjut. Perpaduan ube dengan matcha menghasilkan rasa yang lebih earthy. Teksturnya creamy. Sementara kalau dipadukan dengan kopi, ada sentuhan pahit. Rasa pahit itu membuat ube terasa lebih seimbang. "Kalau dipadukan dengan matcha, rasanya jadi lebih earthy dan creamy. Kalau dengan kopi, ada rasa pahit tipis yang membuatnya tidak terlalu manis. Jadi pengunjung bisa memilih sesuai selera," ujarnya.
Bukan cuma rasa. Warna ungu alami dari ube juga menjadi daya tarik tersendiri. "Warna ungu itu bukan hanya soal visual. Ube memiliki pigmen alami antosianin yang dikenal sebagai salah satu senyawa antioksidan pada bahan pangan berwarna ungu," kata Sampriatna.
Meski warnanya mencolok, Sampriatna tetap mengutamakan rasa. Menurutnya, orang mungkin pertama kali membeli karena penasaran dengan warna ungunya. Tapi yang membuat mereka kembali lagi adalah rasa. "Orang mungkin pertama beli karena penasaran dengan warnanya. Tapi yang membuat mereka kembali tetap rasa. Dan itu yang kami jaga," ujarnya.
Harga minuman ini cukup terjangkau. Di Kisamen Noodle Bar, satu gelas dibanderol mulai dari Rp18 ribuan. Jadi, siapa pun yang penasaran bisa mencobanya tanpa harus mengeluarkan banyak uang.
Secara keseluruhan, tren ube di Cirebon ini menunjukkan bahwa inovasi minuman tidak selalu harus mahal atau rumit. Ube, dengan warna dan rasanya yang khas, bisa menjadi bahan dasar yang menarik. Kisamen Noodle Bar membuktikan bahwa bahan lokal seperti ube bisa diolah menjadi minuman kekinian yang punya daya tarik visual dan rasa. Warna ungu alami dari ube, yang mengandung antosianin, juga memberikan nilai tambah dari sisi kesehatan. Namun, pada akhirnya, rasa tetap menjadi faktor utama yang membuat pelanggan kembali lagi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
4 Makanan Tapioka Indonesia Masuk 10 Besar Dunia
Kopi Bisa Picu Gula Darah, Tergantung Kondisi Tubuh
3 Resep Empal Gentong, Tahu Gejrot, Nasi Lengko
Penjual Ayam Goreng Rumahan Kena Denda Rp8,8 Juta Gegara Bau
Tinggalkan Gaji Rp1 M Demi Selamatkan Bisnis Keluarga
7 Tempat Salt Bread di Bandung, Mulai Rp9.500
Berita Terbaru
Ube Jadi Bintang Baru Minuman Kekinian di Cirebon
Empat Tim Pastikan Tiket Perempatfinal Piala Dunia
Inggris ke Perempatfinal Piala Dunia 2026
Agrinas Bantah PHK, Siap Rekrut 20.000 Pekerja
OJK Blokir 557 Ribu Rekening Scam, Dana Korban Rp 674 Miliar Diamankan
ABPEDNAS Lantik Srikandi Jaga Desa, Perkuat Ekonomi Perempuan