Bupati Sidoarjo Ingat Jemaah Haji Siapkan Fisik & Medis
Gambar atau konten salah?
Sidoarjo – Pada 07 Mei 2026, Bupati Sidoarjo, Subandi, mengingatkan para jemaah haji asal kabupaten ini untuk mempersiapkan kondisi fisik sebelum menempuh ibadah di Tanah Suci. Ia menegaskan bahwa suhu di Madinah kini sudah mencapai 42 derajat Celsius.
“Apalagi bapak ibu yang belum pernah haji, tentunya fisik betul-betul disiapkan, fisik harus fit betul dan jangan lupa obat-obatan,” kata Subandi. Ia menekankan pentingnya membawa obat-obatan rutin yang biasa dikonsumsi, mengingat cuaca panas di Madinah.
Subandi juga menuntut pendamping haji menjalankan tugasnya secara maksimal. Ia mengingatkan agar rombongan tidak terpisah dan jemaah yang sakit mendapat perhatian penuh.
“Saya minta bantuan kepada panjenengan untuk mengantarkan, barangkali ada saudara kita, orang tua kita yang sakit, betul-betul panjenengan siap siaga atas nama pemerintah daerah,” pesan Bupati.
Selain menjaga kesehatan, Subandi menekankan pentingnya menjaga nama baik Indonesia dan Kabupaten Sidoarjo. Ia menegaskan bahwa perilaku sopan santun harus dibawa ke Tanah Suci.
“Tolong dijaga terutama terkait perilakunya. Orang Indonesia biasanya perilakunya sopan santun. Ini harus dibawa di sana, nama Sidoarjo harus betul-betul bisa dijaga, terutama sopan santun yang selama ini terbangun,” tuturnya.
Berangkatnya jemaah haji Sidoarjo tercatat sebanyak 1.133 orang, dibagi dalam tiga kloter. Kloter 57 berjumlah 379 jemaah, Kloter 58 sebanyak 380, dan Kloter 59 sebanyak 374.
Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sidoarjo, Eliana, menyatakan bahwa seluruh jemaah telah menjalani persiapan lengkap, mulai manasik hingga vaksinasi meningitis, polio, dan COVID-19.
“Harapan kita semua, jemaah memiliki kesiapan maksimal secara fisik, mental, maupun spiritual,” kata Eliana.
Eliana juga menyoroti antusiasme warga Sidoarjo yang masih sangat tinggi untuk mendaftar haji. Saat ini daftar tunggu atau waiting list haji di Sidoarjo mencapai 85.196 jemaah.
“Per tanggal 5 Mei 2026, jumlah daftar tunggu Kabupaten Sidoarjo mencapai 85.196 jemaah, untuk masa tunggu sama dengan jemaah nasional 29 tahun,” ujarnya.
Menurut Eliana, angka tersebut menjadi yang tertinggi di Jawa Timur bahkan secara nasional. Ia berharap pelayanan haji di Sidoarjo dapat semakin berkembang, termasuk memiliki pusat kendali haji atau Hajj Command Center.
Dengan persiapan fisik, mental, dan spiritual yang baik, jemaah Sidoarjo diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan membawa nama baik kabupaten serta Indonesia ke Tanah Suci.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
