Bus Listrik Medan Hentikan Operasi Sampai Kelistrikan Normal
Gambar atau konten salah?
Bus listrik di Kota Medan dihentikan sementara setelah terjadi pemadaman di ibu kota Sumut. Operasional akan kembali bila kelistrikan sudah normal.
Pada 23 Mei 2026, akun Instagram @officalbuslistrik mengumumkan penghentian sementara. Dalam postingan, pengelola menuliskan "Sehubungan dengan adanya gangguan pasokan listrik di Kota Medan, maka operasional bus listrik untuk sementara tidak beroperasi sampai kondisi kelistrikan kembali normal dan dinyatakan aman," dan memohon maaf kepada masyarakat.
Pengguna bus listrik diimbau untuk menggunakan angkutan alternatif. Pihak pengelola menambahkan "Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan menghimbau masyarakat untuk sementara menggunakan alternatif transportasi lainnya,". Jadwal operasional berikutnya akan diumumkan setelah kondisi kelistrikan pulih.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan, Irsan Idris Nasution, mengonfirmasi informasi tersebut. Ia berkata, "Iya (benar bus listrik tidak beroperasi sementara waktu) dan arus PLN belum stabil,".
Penghentian sementara bus listrik menegaskan betapa transportasi publik sangat bergantung pada pasokan listrik yang stabil.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
