Calon Jemaah Aceh Gagal Berangkat Saat Ini, Tiga Meninggal
Gambar atau konten salah?
Seventeen calon jemaah haji (Calhaj) asal Aceh gagal berangkat haji tahun ini karena sakit dan meninggal dunia. Tiga di antara jemaah tersebut tertunda setelah sempat masuk Asrama Haji Kelas I Aceh.
Arijal, ketua PPIH Embarkasi Aceh, mengatakan tiga jemaah meninggal sebelum masuk asrama haji berasal dari Bener Meriah dan tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 14. Pemberangkatan jemaah kloter ini menjadi 390 orang dari seharusnya 393 Tamu Allah.
Sementara dua jemaah lain yang meninggal berasal dari Aceh Utara dan Aceh Besar. Dua jemaah memilih tidak berangkat karena menunggu mahram, dan satu jemaah menunda karena suaminya meninggal dunia.
"Sembilan jemaah tidak berangkat karena sakit bahkan tiga orang dirawat setelah sempat masuk asrama haji. Total open seat dari semua kloter 17 seat," kata Arijal kepada wartawan saat ditemui di Asrama Haji, Selasa 19 Mei 2026.
Tiga jemaah sempat masuk ke asrama kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin Banda Aceh karena membutuhkan perawatan. Menurutnya, jemaah dari kloter 1-13 yang sudah tiba di Makkah saat ini berjumlah 5.095 orang.
"Kondisi jemaah yang sudah di Makkah sehat namun empat orang sempat dirawat karena sakit," jelas Arijal. Arijal meminta seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan menjelang puncak haji. Para Tamu Allah diimbau lebih banyak beristirahat serta sering minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
"Aktivitas jemaah sekarang menunggu Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina). Mudah-mudahan jemaah kita bisa menjaga kesehatan," ujarnya.
Untuk jemaah kloter terakhir yakni BTJ-14 dijadwalkan akan berangkat ke Tanah Suci pada Rabu 20 Mei 2026 sekitar pukul 05.40 WIB. Jemaah kloter ini berasal dari Bener Meriah, Banda Aceh, Aceh Besar, Nagan Raya, Aceh Jaya, Aceh Singkil, dan Langsa.
Arijal menyebut kelompok terbang (Kloter) 14 menjadi Tamu Allah terakhir yang diberangkatkan dari Tanah Rencong. Sedangkan totak jemaah yang sudah tiba di Makkah, Arab Saudi berjumlah 5.095 orang.
"Keseluruhan jemaah haji Aceh tahun ini 5.485 orang dan yang sudah tiba di Arab Saudi sebanyak 5.095 orang. 17 batal atau tunda berangkat," kata Arijal. Arijal mengatakan, jemaah haji terbanyak berasal dari Banda Aceh 689 jemaah dan Pidie 571 orang. Sementara jemaah paling sedikit asal Simeulue 27 orang.
Para jemaah yang sudah tiba di Tanah Suci diimbau untuk fokus ibadah, memperbanyak zikir serta doa. Tamu Allah juga diingatkan untuk menjaga kesehatan fisik, mental serta memprioritaskan tenaga untuk ibadah wajib terutama saat puncak haji. "Jemaah disiplin waktu, mematuhi aturan yang telah ditetapkan petugas dan pembimbing termasuk jadwal melontar jamarah," jelas Arijal.
Jumlah jemaah Aceh yang berhasil tiba di Arab Saudi menunjukkan bahwa meski beberapa batal atau menunda, sebagian besar tetap dapat menunaikan ibadah. Namun, kondisi kesehatan tetap menjadi perhatian utama bagi panitia haji, yang menekankan pentingnya istirahat dan hidrasi di tengah perjalanan panjang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
