Cathay Pacific Kurangi Jadwal karena Harga Avtur Tinggi

Hari W. · 1 min baca · 2 bulan lalu · 89 dibaca
Bisik.id
Cathay Pacific Kurangi Jadwal karena Harga Avtur Tinggi

Gambar atau konten salah?

Di tengah lonjakan harga avtur yang dipicu konflik antara Amerika Serikat dan Iran, beberapa maskapai mulai merancang strategi agar tetap operasional.

Menurut laporan Straits Times Minggu (12 April 2026), Cathay Pacific berencana membatalkan sekitar 2% penerbangan penumpang terjadwalnya mulai 16 Mei 2026 hingga 30 Juni 2026.

Sementara itu, anak perusahaannya, HK Express, akan mengurangi 6% jadwal penerbangan mulai 11 Mei 2026.

Maskapai juga menyatakan penangguhan layanan penumpang ke Dubai dan Riyadh akan tetap berlaku hingga 30 Juni 2026.

Bulan lalu, CEO Cathay, Ronald Lam, mengatakan maskapai yang berbasis di Hong Kong itu akan melanjutkan rencana untuk memperluas kapasitas penumpang sebesar 10% tahun ini.

Rencana tersebut menyoroti permintaan tinggi untuk penerbangan jarak jauh ke Amerika Utara, Eropa, dan Australia setelah perang Iran mengurangi lalu lintas melalui Timur Tengah.

Dalam pernyataannya, setelah 30 Juni 2026, Cathay Pacific dan HK Express berencana mengoperasikan semua penerbangan penumpang terjadwal mereka.

Faktanya, gencatan senjata dua minggu antara Donald Trump dan Iran tidak memberikan efek signifikan bagi industri penerbangan global.

Para pejabat industri memperingatkan bahwa pasokan bahan bakar jet akan tetap ketat dan mahal selama berbulan-bulan, meski Iran membuka kembali Selat Hormuz.

Meskipun gencatan senjata tidak mengubah situasi, maskapai tetap menyesuaikan jadwal karena harga avtur tinggi, dan mereka mempersiapkan ekspansi kapasitas di masa depan.

avtur harga tinggiCathay PacificHK Expresskonflik AS-Iranekspansi kapasitaspenerbangan jarak jauhSelat Hormuz

Komentar

Memuat komentar...