CT Arsa Foundation Gelar Wisuda Angkatan 14, 81% Lulus ke PU
Gambar atau konten salah?
CT Arsa Foundation menggelar wisuda angkatan ke‑14 di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Rabu, 20 Mei 2026. Sejumlah 91 siswa dan siswi yang berpartisipasi dalam acara tersebut diberi nama “Unisaturns.” Dari jumlah tersebut, 81 % telah dinyatakan lulus ke perguruan tinggi.
"Kalian harus jadi agen perubahan negara, menjadi pemimpin yang berkualitas," kata Anita Ratnasari Tanjung, Ketua Yayasan SMA Unggulan CT Arsa Foundation, saat sambutannya di gedung wisuda.
Dalam pidatonya, Anita menekankan visi misi CT Arsa Foundation yang bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan berkualitas dan kesehatan optimal. Menurutnya, anak-anak dari keluarga kurang mampu juga harus mendapatkan kesempatan belajar yang setara agar dapat meraih kesuksesan.
"Kalian mempunyai semangat juang yang luar biasa. Meskipun kalian bukan anak pejabat, bukan anak konglomerat. Namun, bunda yakin bahwa semua anak, apapun itu latar belakangnya berhak untuk sukses. Ingat sekali lagi. Apa pun latar belakang kalian, kalian berhak untuk sukses dan kalian juga berhak untuk memimpin negeri kita tercinta," jelasnya.
Menurut Anita, hingga kini sudah ada 2.011 siswa dan siswi yang lulus dari CT Arsa Foundation, tersebar di dua lokasi: 1.135 lulusan dari Deli Serdang dan 876 dari Sukoharjo. Angka ini mencerminkan komitmen yayasan terhadap pendidikan di Indonesia.
Selama acara, Anita mengungkapkan kebanggaannya terhadap para lulusan hari ini. "Bunda mengucapkan selamat dan juga kepada anak-anak yang berprestasi, bunda juga bangga dan mengucapkan selamat. Alhamdulillah, lulusan‑lulusan daripada CT Arsa Foundation, baik di Deli Serdang maupun di Sukoharjo, adalah lulusan anak‑anak yang membanggakan. Bahkan, ada yang melanjutkan ke luar negeri," pungkasnya.
Wisuda ini menegaskan peran CT Arsa Foundation dalam memajukan pendidikan bagi anak-anak kurang mampu, sekaligus menegaskan harapan para pemimpin masa depan untuk menjadi agen perubahan yang berkualitas.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
