Cuaca Panas Besar di Jabodetabek, Hindari Heat Stroke
Gambar atau konten salah?
Cuaca di wilayah Jabodetabek pada akhir pekan lalu terasa lebih panas dibandingkan biasanya. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu udara di kawasan tersebut mengalami peningkatan signifikan.
Prakiraan cuaca BMKG, Rira Damanik, mengungkapkan bahwa suhu maksimum yang terpantau mencapai 35 hingga 36 derajat Celsius, terutama di Jakarta Utara dan sekitarnya. Ia mengatakan, “Dalam beberapa hari terakhir, kondisi cuaca cerah mendominasi sejak pagi hingga siang hari, sehingga suhu terasa cukup terik,” pada 27 April 2026.
Keadaan panas ini menimbulkan risiko kesehatan bagi warga. Dehidrasi, heat stress, dan kelelahan menjadi masalah yang sering muncul. Jika tidak ditangani, panas berlebih dapat memicu heat stroke, kondisi di mana suhu tubuh meningkat drastis dan sistem saraf terganggu.
Menurut laman resmi Kementerian Kesehatan RI, tanda-tanda heat stroke meliputi:
- Berhenti berkeringat atau tidak berkeringat saat suhu tubuh tinggi
- Bingung, gelisah, cemas, dan cepat marah
- Sakit kepala, mual, muntah
- Jantung berdebar, kelemahan otot atau kelelahan
- Kejang hingga pingsan
Untuk mencegah terjadinya heat stroke, Kemenkes menyarankan beberapa langkah praktis:
- Kurangi dan batasi aktivitas fisik di lingkungan panas
- Hindari minuman berkafein, berenergi, alkohol, dan manis
- Gunakan topi atau payung untuk melindungi kulit dari sinar matahari langsung
- Pastikan kebutuhan cairan terpenuhi, baik saat aktif maupun tidak aktif, guna menghindari dehidrasi
- Pakai pakaian longgar, berwarna terang, dan berbahan ringan saat keluar rumah
- Bertegangan di antara jam 11.00 – 15.00 siang bila memungkinkan
- Gunakan sunscreen minimal 30 SPF pada kulit yang tidak tertutup baju sebelum keluar rumah
- Sediakan botol semprot air dingin di dalam kendaraan
Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, warga dapat mengurangi risiko terkena heat stroke dan menjaga kesehatan di tengah suhu yang terus meningkat. Sadar akan gejala dan tindakan pencegahan menjadi kunci utama dalam menghadapi cuaca panas di Jakarta dan sekitarnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kasus COVID-19 China Melonjak Tiga Kali Lipat pada Juni 2026
Alasan Australia Tolak Daun Kelor sebagai Pangan Sehari-hari
Gelombang Panas Tewaskan 2.700 Orang di Inggris & Wales
Menu Makan Harry Kane: Salmon, Nasi, dan Salad
Uji Ketajaman Mata: Temukan Objek Tersembunyi
7 Makanan Atasi Wajah Bengkak Tanpa Diet Ekstrem
Berita Terbaru
Harga Batu Bara Juli 2026 Naik di Sebagian Besar Kategori
Iran Minta Houthi Siap Tutup Laut Merah, Dua Jalur Minyak Terancam
Pertamina Bantah Keras Transporter Mogok Salurkan BBM
Penjualan Batu Bara Sitaan Negara Raup Rp20 Miliar
Antrean SPBU Sumut Mulai Normal, Stok BBM Aman
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai
Harga Minyak RI Anjlok Drastis ke US$83,45 per Barel
Serangan Iran di Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Anjlok
MSCI Perketat Aturan Saham 'Murah' Mulai Agustus 2026