Cynthia Lamusu: Pindah Rumah Kecil, Tantangan Frugal Living
Gambar atau konten salah?
Rumor tentang kebangkrutan pasangan selebritas Cynthia Lamusu dan Surya Saputra muncul setelah mereka pindah ke hunian yang lebih kecil. Banyak netizen mengira mereka mengalami masalah finansial karena memilih rumah yang ukurannya lebih mungil.
Cynthia langsung menepis tuduhan tersebut. Ia menjelaskan bahwa perpindahan ini sudah direncanakan sejak dua tahun silam. Hunian baru yang mereka tempati sebenarnya bukan rumah baru, melainkan rumah pertama mereka saat memulai rumah tangga.
“Iya, itu rumah pengantin baru aku sama Mas Surya. Jadi seru kayak honeymoon lagi, tapi bedanya sekarang sudah ada anak-anak,” ujar Cynthia saat ditemui di kawasan Studio TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (08 Mei 2026).
Alasan utama memilih rumah yang lebih compact di dalam kompleks adalah faktor lingkungan bagi anak-anak. Cynthia ingin buah hatinya memiliki kesempatan lebih besar untuk bersosialisasi dengan tetangga sekitar dan bermain di lingkungan yang aman.
Rumah sebelumnya tidak dijual, melainkan dialihfungsikan menjadi bisnis properti berupa homestay atau sewa harian. Pindah ini menjadi momentum bagi Cynthia dan Surya untuk mulai mempraktikkan gaya hidup hemat atau frugal living.
Di hunian yang lebih terbatas, mereka ditantang untuk lebih selektif dalam memiliki barang dan hanya mengutamakan kebutuhan esensial. “Ini challenge-nya. Kita bikin rules baru, anak-anak juga diajarkan taruh barang di tempatnya karena kalau rumah kecil, berantakan sedikit saja langsung terlihat,” ungkapnya.
Perpindahan ini menandai langkah baru bagi pasangan ini, menggabungkan kehidupan keluarga dengan kebijakan pengeluaran yang lebih bijak. Keputusan mereka menekankan pentingnya perencanaan jangka panjang dan adaptasi terhadap perubahan kebutuhan hidup.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
