Dahnil: Kasus Haji dan Umrah Jadi Koreksi Revolusioner
Gambar atau konten salah?
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, angkat bicara soal sederet masalah yang belakangan menghiasi pemberitaan. Mulai dari kekerasan di pesantren di Lombok, dugaan kartel dalam penyelenggaraan haji, hingga penipuan travel umrah. Menurut Dahnil, semua kejadian ini harus dijadikan momentum untuk melakukan perbaikan besar-besaran.
"Kasus kekerasan di pesantren di Lombok dan deretan kasus lainnya. Kasus kartel di Haji, penipuan keuangan berkedok syariah seperti DSI, penipuan travel umrah dan haji, penipuan badal haji, penipuan DAM dan lain-lain, harus menjadi koreksi revolusionir bagi kita semua," ujar Dahnil pada Selasa, 14 Juli 2026.
Ia menegaskan perlunya tindakan keras terhadap mereka yang menyalahgunakan otoritas keagamaan. "Harus berani bertindak keras dan tegas kepada mereka-mereka yang berlindung menggunakan topeng atau kedok otoritas keagamaan," katanya.
Dahnil memperingatkan, jika tidak ada tindakan tegas, maka reputasi para pendakwah, ustadz, dan kyai yang bekerja dengan tulus akan tercoreng. "Bila tidak, kerja-kerja baik para pendakwah, ustadz, kyai, guru yang tulus ingin menebar nilai baik untuk peradaban serta cita-cita besar pendiri negara seperti Pak Hos, Mbah Dahlan, Mbah Hasyim, dll akan direduksi kelakuan orang-orang jahat bertopeng otoritas keagamaan tersebut," jelasnya.
Ia juga menyampaikan komitmennya untuk membereskan sektor haji dan umrah. Meski diakuinya tidak mudah, Dahnil menilai langkah ini harus dimulai. "Saya berkomitmen untuk menjaga dan membereskan haji dan umrah, apa pun halangannya, tidak mudah memang tapi harus dimulai," tuturnya.
Rangkaian kasus yang disebutkan Dahnil mencakup berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan ibadah. Mulai dari travel umrah fiktif hingga jasa badal haji palsu. Semua ini, menurutnya, memanfaatkan kepercayaan masyarakat pada simbol-simbol keagamaan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
