Danantara Siapkan Penerbitan MTN Rp 7 Triliun Besok
Gambar atau konten salah?
PT Danantara Investment Management (Persero) akan menerbitkan instrumen surat utang jangka menengah, yang dikenal sebagai Medium Term Notes (MTN). Penerbitan ini dijadwalkan berlangsung pada tanggal 17 Maret 2026.
Menurut pengumuman yang disampaikan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Danantara berencana untuk menerbitkan dua jenis MTN. Masing-masing MTN akan memiliki nilai nominal sebesar Rp 3,5 triliun, dengan total target penghimpunan dana mencapai Rp 7 triliun.
MTN Seri A dengan kode efek DNTR02A1JP memiliki tenor selama lima tahun, yang dihitung sejak tanggal penerbitan, dan akan jatuh tempo pada 18 Maret 2031. Sementara itu, MTN Seri B dengan kode efek DNTR02B1JP memiliki tenor tujuh tahun, yang akan jatuh tempo pada 17 Maret 2033.
Kedua jenis MTN yang diterbitkan oleh Danantara akan menawarkan bunga tetap. Pembayaran bunga tahunan pertama dijadwalkan akan dimulai pada tahun depan. Tanggal pembayaran bunga pertama adalah 17 Maret 2027.
Sebelumnya, Danantara juga pernah menerbitkan Surat Utang Jangka Panjang (SUJP) pada 16 Oktober 2025. Surat utang tersebut terdiri dari dua seri, dengan kode DNTR01A1JP dan DNTR01B1JP, dan menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp 50 triliun. Imbal hasil yang ditawarkan untuk surat utang ini adalah tetap sebesar 2% per tahun. Seri A memiliki tenor lima tahun dan Seri B tujuh tahun.
Penerbitan MTN ini menunjukkan langkah Danantara dalam mengelola pendanaan dan memberikan pilihan investasi bagi para pemegang obligasi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
