Danantara Ungkap Deretan BUMN Siap IPO

Dian P. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Danantara Ungkap Deretan BUMN Siap IPO

Gambar atau konten salah?

Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara), Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan pelat merah dinilai memiliki prospek kuat untuk melantai di bursa. Langkah Initial Public Offering (IPO) ini menjadi bagian dari peta jalan transformasi BUMN untuk lima tahun ke depan.

Dony menjelaskan, roadmap tersebut memiliki beberapa tahapan. Pada tahun pertama, fokusnya adalah pengembangan visi-misi, konsolidasi, dan restrukturisasi. Tahun kedua menyasar pengembangan sumber daya manusia dan budaya perusahaan. Memasuki tahun ketiga, inovasi teknologi dan kecerdasan buatan menjadi prioritas. Tahun keempat berfokus pada penciptaan nilai, dan tahun kelima menargetkan pertumbuhan laba.

"Jadi, mana akan kita strategic partnership, mana akan kita IPO, mana kita tetap tertutup. Nanti kita diskusikan juga dengan Kementerian Keuangan, arahannya tentu sebagai milik negara ya. Kemudian yang terakhir nanti baru kita menjadikan itu potential target yang lebih tinggi lagi," kata Dony di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 05 Agustus 2026.

Menurut Dony, IPO bukan sekadar strategi korporasi. Langkah ini juga menjadi alat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, semakin banyak perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memperdalam pasar modal dalam negeri.

"Untuk pertumbuhan ekonomi nanti kan IPO akan banyak. Supaya di dalam capital market kita juga semakin banyak perusahaan dan banyak perusahaan-perusahaan kita yang bagus yang akan segera IPO," terangnya.

Sejumlah BUMN dengan kapitalisasi pasar besar disebut-sebut masuk dalam daftar calon emiten. Dony menyebutkan beberapa nama secara langsung. Di antaranya PT Pegadaian, PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports, dan PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

"Masih ada Pegadaian, ada Pupuk Indonesia, dan banyak. Ada Pelindo, ada Angkasa Pura, dan banyak sekali perusahaan-perusahaan yang memang itu secara market cap bagus untuk kita IPO-kan," pungkasnya.

Rencana ini menunjukkan bahwa pemerintah tengah mendorong lebih banyak BUMN untuk membuka diri kepada publik melalui pasar modal. Dengan kapitalisasi pasar yang besar, perusahaan-perusahaan seperti Pegadaian dan Pupuk Indonesia berpotensi menarik minat investor. Langkah ini juga sejalan dengan upaya memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia, yang selama ini didominasi oleh sektor perbankan dan komoditas. Jika terealisasi, IPO BUMN-BUMN ini bisa menjadi katalis bagi peningkatan likuiditas dan variasi instrumen investasi di BEI.

IPOBUMNDanantaraPegadaianPupuk IndonesiaBEIpasar modal

Komentar

Memuat komentar...