Debarkasi haji Surabaya kloter awal tiba, dua jamaah dirawat
Gambar atau konten salah?
Ribuan jemaah haji Debarkasi Surabaya kloter awal telah tiba di Asrama Haji Sukolilo sejak Senin malam 01 Juni 2024. Penyerahan mereka berlangsung di ruang kelas I, tempat jamaah menunggu proses pemulangan.
Namun, dua jemaah masih terdunda pulang ke Tanah Air karena masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi. Mereka belum dapat kembali bersama kloternya.
Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam menjelaskan bahwa operasional pemulangan jamaah haji berjalan lancar pada hari pertama. Ia menegaskan dukungan penuh dari semua unsur pelayanan.
Di sisi penerbangan, tiga kloter tiba tepat waktu sementara dua kloter mengalami keterlambatan. PPIH terus berkoordinasi dengan maskapai, otoritas bandara, dan pihak terkait untuk memastikan proses tetap teratur.
Selama operasi hingga kloter ke‑lima, tercatat tiga mutasi keluar. Satu jamaah wafat di Arab Saudi, dan dua jamaah masih dirawat karena sakit. Akibatnya, tiga kursi kosong pada fase awal pemulangan.
Jamaah yang belum dapat dipulangkan adalah Abdul Djalal (67) asal Kabupaten Probolinggo, kloter 1, yang dirawat di RS Al-Noor, serta Mohammad Dzikri Muiz (65) asal Kabupaten Probolinggo, kloter 4, yang berada di RS Jeddah.
“Kami terus memantau kondisi jamaah yang masih dirawat di Arab Saudi melalui koordinasi dengan petugas kesehatan dan perwakilan haji Indonesia. Semoga seluruh jamaah yang sedang menjalani perawatan segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat,”
Musim haji tahun ini menunjukkan variasi usia. Jamaah termuda berusia 13 tahun, Novelia Madinatun Nur Haffifi dari Kabupaten Bondowoso. Sementara jamaah tertua, Marsiyah Salim (104) dari Kabupaten Kediri, menandai rentang usia yang luas.
Secara keseluruhan, proses debarkasi di Surabaya mencerminkan koordinasi yang baik meski menghadapi kendala medis. Jemaah yang masih dirawat di luar negeri diharapkan segera sembuh dan kembali dengan selamat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
