Demo Driver Ojol di Surabaya: Polisi Siapkan Pengamanan
Gambar atau konten salah?
Pengendara di Surabaya diminta berhati-hati karena aksi unjuk rasa driver ojek online (ojol) yang akan berlangsung pada hari Selasa, 19 Mei 2026. Aksi ini direncanakan bergerak dari Bundaran Waru menuju beberapa titik penting di Kota Pahlawan, dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian.
Di pagi hari, massa sudah mulai berkumpul di Frontage Ahmad Yani setelah CITO mal. Para pengemudi ojol mengenakan jaket dan membawa beberapa bendera. Karena polisi menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional, beberapa ruas protokol diperkirakan akan padat kendaraan. Pengguna jalan diimbau mencari jalur alternatif agar tidak terjebak kemacetan panjang.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel pengamanan di sejumlah titik, terutama kawasan perbatasan masuk Kota Surabaya. “Kesiapan personel untuk antisipasi demo ojol. Kami mempersiapkan pengamanan pergelaran personel di simpul-simpul jalan yang akan dilalui dari titik kumpul bundaran waru bagi massa unjuk rasa yang akan masuk ke Surabaya,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa massa ojol akan berkumpul di kawasan Bundaran Waru, tepatnya di halte depan Bank Mandiri sebelum bergerak menuju sejumlah kantor instansi di Surabaya. “Setelah itu menuju Dishub Provinsi Jatim, Diskominfo Provinsi Jatim, Polda Jatim, dan DPRD Jatim,” ujarnya.
Polisi memprediksi arus kendaraan akan padat di sejumlah ruas utama yang menjadi jalur pergerakan massa aksi. Rute yang akan dilalui meliputi Bundaran Waru, Frontage Ahmad Yani, Jalan Raya Wonokromo, Raya Darmo, Urip Sumoharjo, Basuki Rahmat, Embong Malang, Blauran, Bubutan hingga Indrapura. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, polisi menyiapkan pengawalan massa sekaligus rekayasa lalu lintas secara situasional di titik-titik rawan macet. “Akan dilaksanakan pengawalan massa unras mulai dari titik kumpul bundaran waru sampai dengan sasaran lokasi unjuk rasa selanjutnya, serta akan dilakukan rekayasa arus lalin apabila diperlukan (situasional) dan memperkuat personel di simpul-simpul besar dan sasaran lokasi unjuk rasa,” tuturnya.
Galih juga mengimbau masyarakat agar menghindari jalur yang dilalui massa aksi dan mematuhi arahan petugas di lapangan demi kelancaran lalu lintas selama demo berlangsung. Masyarakat diingatkan untuk tetap waspada, mencari alternatif rute, dan mengikuti petunjuk polisi agar tidak menambah kemacetan di jalan.
Dengan persiapan yang matang, pihak kepolisian berharap aksi unjuk rasa driver ojol dapat berlangsung dengan aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas di Surabaya. Masyarakat diharapkan tetap menghormati jalur yang telah ditetapkan dan menjaga ketertiban selama hari aksi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Prabowo Pilih Maung Mahal Demi Industri Dalam Negeri
Prabowo Akan Luncurkan Motor Listrik Nasional
Prabowo Resmikan Proyek LNG Masela, Tunggu 28 Tahun
Stok BBM Nasional Aman 14-40 Hari
PLN Diskon Tambah Daya 50% Sambut Tahun Ajaran Baru
Iran Ancam Hentikan Ekspor Energi Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan 60% Gas Blok Masela untuk Domestik
Antrean BBM di Medan Kembali Normal
Prabowo Target Bangun 50 Pabrik Etanol Demi BBM Campur
Irak-Suriah Hidupkan Pipa Minyak Alternatif Hormuz
