Deputi Wali Kota Heli Tanggapi Kritik Banjir Lumpur Bumiaji
Gambar atau konten salah?
Deputi Wali Kota Heli Suyanto merespons kritik Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) tentang banjir lumpur di Bumiaji, Kota Batu.
“Banjir ini dampaknya kan macam-macam. Dari mulai pembukaan lahan, pola pertanian kita, dan salah satunya mungkin ada perubahan alih fungsi. Ini perlu kajian menyeluruh dari hulu sampai ke hilir,” ujar Heli kepada detikJatim, Senin, 6 April 2026.
Heli menegaskan bahwa fenomena ini tidak bisa dilihat dari satu sisi saja, melainkan harus dikaji secara menyeluruh. Ia menambahkan bahwa akar penyebab banjir melibatkan banyak faktor, mulai dari pembukaan lahan hingga pola pertanian warga.
“Kalau peraturan sudah jelas, tata ruang itu tidak membolehkan area atau zona tertentu dibangun bangunan. Kalau ada yang melanggar, ya tentunya ada sanksi, termasuk pidana,” tegasnya.
Sebagai Ketua DPC Gerindra di Kota Batu, Heli bersetuju dengan aktivis lingkungan bahwa pembangunan harus tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan. “Kita sepakat dengan teman‑teman pencinta lingkungan bahwa Batu tetap harus berimbang antara ekonomi dan ekologi,” tandasnya.
Dengan menegaskan pentingnya peraturan tata ruang dan penegakan sanksi, serta menekankan perlunya kajian menyeluruh, Heli menyoroti bahwa solusi banjir di Bumiaji memerlukan kerja sama lintas sektor dan kepatuhan terhadap kebijakan kota.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
