Doa dan Adab Islam Mengatasi Mimpi Buruk: Panduan Praktis

Ika P. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 117 dibaca
Bisik.id
Doa dan Adab Islam Mengatasi Mimpi Buruk: Panduan Praktis

Gambar atau konten salah?

Dalam kehidupan sehari‑hari, mimpi buruk seringkali menjadi hal yang tak terhindarkan saat tidur. Mimpi seperti itu dapat menimbulkan rasa takut, cemas, dan was‑was. Dalam ajaran Islam, ketika seseorang mengalami mimpi buruk, ia sebaiknya segera memohon perlindungan kepada Allah SWT. Untuk meredakan ketakutan tersebut, ada doa yang dapat dibaca ketika mengalami mimpi buruk, serta beberapa hal yang sebaiknya dihindari.

Buku Keutamaan Doa & Dzikir untuk Hidup Bahagia Sejahtera karya M. Khalilurrahman Al Mahfani menyajikan doa ketika mengalami mimpi buruk. Doa tersebut ditulis dalam bahasa Arab dan transliterasi Latin, serta terjemahannya:

اللَّهمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَمَل الشَّيْطَانِ وَسَيِّئَاتِ الْأَحْلَامِ

Allaahumma innii a'uudzubika min 'amalisy syaithaani wa sayyi- aatil ahlaami.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada‑Mu dari perbuatan syaitan dan keburukan mimpi.”

Adab ketika mengalami mimpi buruk diambil dari buku Untukmu yang Sedang Sakit: Tata Cara Bersuci, Shalat, Doa & Dzikir saat Sakit karya Ammi Nur Baits. Rasulullah SAW mengajarkan beberapa langkah yang harus dilakukan:

  1. Meludah ke kiri sebanyak 3x2.
  2. Memohon perlindungan kepada Allah SWT dari setan sebanyak 3x, dengan membaca ta'awudz: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم.
  3. Memohon perlindungan kepada Allah SWT dari keburukan mimpi tersebut.
  4. Bangun dan melaksanakan sholat.
  5. Mengubah posisi tidurnya.
  6. Tidak boleh menafsirkan mimpi tersebut.

Rasulullah SAW juga menganjurkan untuk tidak menceritakan mimpi buruk. Hadits riwayat Abu Hurairah RA berbunyi: “Jika seseorang dari kalian bermimpi dengan perkara yang tidak disukai, maka jangan diceritakannya kepada siapa pun, dan hendaknya dia bangun kemudian salat.

Hadits riwayat Abu Said al‑Khudry RA menyatakan: “Jika seseorang dari kalian bermimpi dengan mimpi yang disukainya, maka itu berasal dari Allah SWT, maka bertahmidlah kepada Allah atas mimpinya dan ceritakanlah apa yang dimimpikannya.

Hadits lain menegaskan: “Hendaknya tidak menceritakannya kecuali pada orang yang disukainya, dan jika bermimpi dengan mimpi yang tidak disukai, maka itu berasal dari setan, hendaknya dia berlindung dari keburukannya dan tidak menceritakannya pada seorang pun, maka mimpi itu tidak akan membawa keburukkan baginya.

Artikel ini ditulis oleh Bagus Rahmat Nugroho, peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker.

Dengan mengikuti doa dan adab yang diajarkan, seseorang dapat mengatasi ketakutan yang muncul akibat mimpi buruk, serta menjaga ketenangan batin setelah terbangun.

Mimpi BurukDoa PerlindunganRasulullah SAWTa'awudzSholatIslamBuku Doa

Komentar

Memuat komentar...