Doa Pengantin Islam: Rahasia Kebahagiaan Pernikahan Selama

Fitri A. · 2 min baca · 3 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Doa Pengantin Islam: Rahasia Kebahagiaan Pernikahan Selama

Gambar atau konten salah?

Perkawinan dalam Islam bukan sekadar pertemuan dua orang. Ia menjadi awal perjalanan ibadah yang penuh harapan dan doa. Pada saat sakral ini, dianjurkan membaca doa khusus sebagai permohonan keberkahan, ketenteraman, dan kebaikan bagi kedua mempelai.

Dalil tentang Pernikahan mengharuskan umat Islam untuk menikah. Allah SWT memerintahkan ini dalam Surah An-Nur ayat 32:

وَاَنْكِحُوا الْاَيَامٰى مِنْكُمْ وَالصّٰلِحِيْنَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَاِمَاۤىِٕكُمْۗ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَاۤءَ يُغْنِهِمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۗ وَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Artinya: “Nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu, baik laki-laki maupun perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Allah Maha Luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

Ayat ini menegaskan bahwa menikah adalah kewajiban bagi yang mampu. Bahkan bagi yang kurang mampu, Allah berjanji akan menambah kemampuannya. Ini menunjukkan bahwa pernikahan bukan sekadar urusan dunia, melainkan juga urusan spiritual.

Doa Pengantin Baru Sesuai Sunnah dapat ditemukan dalam Kitab Induk Doa dan Dzikir karya Imam an-Nawawi, diterjemahkan oleh Ulin Nuha. Doa ini diambil dari hadits shahih yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA.

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ

Barakallahu laka wabaraka alaika wa jama'a bainakumaa fii khoiir

Artinya: “Semoga Allah memberkahimu di waktu bahagia dan memberkahimu di waktu susah, serta semoga Allah mempersatukan kalian berdua dalam kebaikan.” (HR Abu Dawud)

Doa ini biasanya dibaca setelah akad nikah, menegaskan doa agar Allah memelihara kebahagiaan dan kesulitan bersama.

Selanjutnya, doa pria kepada istri ketika pertama kali bertemu setelah menikah juga disunnahkan. Pria biasanya memulai dengan basmallah, mencium dahi istri, lalu membaca doa berikut:

بَارَكَ اللهُ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِنَّا فِي صَاحِبَتِي

Baarakallaahu likulli waahidin minnaa fii shaahibathi.

Artinya: “Semoga keberkahan kepada diri kita masing-masing dalam perjodohan ini.”

Doa ini menekankan bahwa setiap pasangan berdoa untuk keberkahan pribadi dan bersama.

Terakhir, ada doa yang dibaca ketika seorang pria menikah atau membeli budak, yang diriwayatkan dalam sanad shahih Sunan Abu Dawud, Ibnu Majah, Ibnu Sunni, dan lainnya, dari Amru bin Syu'aib:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا ، وَخَيْرَ مَا جَبَلْتَهَا عَلَيْهِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا جَبَلْتَهَا

Allaahumma innii as-aluka khairahaa wa khaira maa jabaltahaa 'alaihi, wa a'uudzubika min syarrihaa wa syarri maa jabaltahaa 'alaih.

Artinya: “Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan yang Engkau tentukan kepadanya, dan aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan dari keburukan yang Engkau tentukan kepadanya.”

Doa ini menunjukkan permohonan agar pasangan diberi kebaikan dan dilindungi dari segala keburukan, baik yang sudah ada maupun yang mungkin terjadi.

Semua doa di atas bersumber dari hadits shahih dan menjadi bagian penting dalam pernikahan Islam. Mereka tidak hanya menambah nuansa spiritual, tetapi juga menegaskan niat baik pasangan untuk hidup bersama dalam kebaikan dan perlindungan Allah.

Pernikahan IslamDoa PengantinHadits ShahihSurah An-NurImam an-NawawiAkad NikahKebaikan

Komentar

Memuat komentar...