Dolar AS Kembali Menguat di Pasar Rupiah, 29 Mei 2026
Gambar atau konten salah?
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah terus menunjukkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, 29 Mei 2026. Meskipun sempat melemah di awal sesi, dolar AS kembali menguat melawan rupiah.
Menurut data Bloomberg, dolar AS melemah 0,05 % menjadi Rp 17.836,5 saat dibuka. Tidak lama kemudian, pada pukul 09.12 WIB, dolar AS menguat 0,04 % menjadi Rp 17.853.
Perdagangan pada 28 Mei 2026 ditutup dengan dolar AS pada Rp 17.845. Selama tahun 2026, rupiah telah melemah 6,93 % dibandingkan nilai awalnya.
Hari ini, pasar memperkirakan dolar AS akan bergerak di antara Rp 17.813 dan Rp 17.837. Meskipun demikian, dolar AS mengalami kelemahan terhadap beberapa mata uang utama.
Contohnya, terhadap euro (EUR) dan pound sterling (GBP), dolar AS melemah 0,03 % masing‑masing. Juga, dolar AS turun 0,01 % terhadap dolar Kanada (CAD) dan 0,04 % terhadap dolar Australia (AUD). Di sisi lain, dolar AS menguat 0,04 % terhadap yen Jepang (JPY) dan turun 0,01 % terhadap franc Swiss (CHF).
Pergerakan ini mencerminkan ketidakpastian pasar dan pergeseran nilai tukar yang masih berlangsung di antara mata uang global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi