Dolar AS Kembali Menguat, Menembus Rp 17.166 23 April
Gambar atau konten salah?
Pada 23 April 2024, nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat di hadapan rupiah. Dolar, yang sering disebut “Paman Sam”, tetap berada di kisaran Rp 17.100‑an.
Menurut data Bloomberg, pada awal perdagangan dolar AS naik 0,09 % menjadi Rp 17.158 per dolar.
Tak lama kemudian, pada pukul 09.18 WIB, nilai tukar menanjak lagi 0,14 % mencapai Rp 17.166.
Perbandingan dengan hari sebelumnya menunjukkan bahwa rupiah sempat menguat, menutup pada Rp 17.140 per dolar pada 21 April 2024.
Pergerakan dolar AS juga terlihat variatif terhadap mata uang asing lain. Dolar menguat 0,02 % terhadap euro (EUR), 0,02 % terhadap pound sterling (GBP), dan 0,14 % terhadap dolar Australia (AUD). Sebaliknya, terhadap yen Jepang (JPY) nilai tukar melemah 0,06 %. Sementara itu, dolar AS menguat 0,04 % terhadap dolar Kanada (CAD) dan 0,06 % terhadap franc Swiss (CHF).
Secara keseluruhan, dolar AS menunjukkan pergerakan kecil namun konsisten, sementara rupiah tetap berada di zona yang relatif stabil. Pergerakan ini dipengaruhi oleh dinamika pasar global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
