Dolar AS Menguat ke Rp17.658, Rupiah Rekor Terendah
Gambar atau konten salah?
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap rupiah. Pada pagi hari, mata uang Paman Sam berada di level Rp 17.600‑an. Menurut data Bloomberg, pada Senin, 18 Mei 2026 sekitar pukul 09.10 WIB, nilai tukar dolar AS berada di level Rp 17.658 atau menguat 61 poin (0,35 %). Penguatan ini mencatatkan kondisi rupiah yang terparah terhadap dolar AS sepanjang masa.
Pergerakan dolar AS terhadap sejumlah mata uang lainnya juga terpantau menguat. Dolar AS terpantau menguat 0,57 % terhadap won Korea, 0,03 % terhadap yen Jepang, 0,08 % terhadap dolar Kanada, dan 0,06 % terhadap franc Swiss. Sementara itu, dolar AS hanya melemah tipis 0,01 % terhadap dolar Hong Kong.
Data ini menunjukkan bahwa tren kenaikan dolar AS meluas, mempengaruhi banyak mata uang, dan rupiah tetap berada di bawah tekanan. Penguatan dolar AS terhadap mata uang lain menambah tekanan pada rupiah, sementara hanya sedikit melemah terhadap dolar Hong Kong.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
MSCI Perketat Aturan Saham EPI, Berlaku 2026
Dolar Menguat, Ketegangan Timur Tengah dan Minyak Jadi Pemicu
IHSG Menguat 1,10%, Asing Beli Bersih Rp725 Miliar
IHSG Dibuka Hijau di Level 6.200
Dolar AS Mendekati Rp 18.000, Konflik Timur Tengah Picu Penguatan
IHSG Sesi I Menguat, Asing Jual Bersih Rp302 Miliar
