Dolar AS Menguat, Tembus Rp 17.500, Rekor Rupiah
Gambar atau konten salah?
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap rupiah dan kini sudah mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Mata uang Paman Sam sudah jebol melewati level Rp 17.500-an pagi ini.
Dikutip data Bloomberg, pada Selasa, 12 Mei 2026, saat pasar menutup pada pukul 10.10 WIB, nilai tukar dolar AS berada di level Rp 17.520 atau naik 106 poin ( 0,61% ).
Sementara itu, pada pembukaan pasar sekitar pukul 09.06, nilai tukar sudah berada di level Rp 17.487 atau naik 73 poin ( 0,42% ).
Artinya, dalam satu jam, nilai tukar Paman Sam ini sudah naik sekitar Rp 33.
Pergerakan dolar AS terhadap mata uang lain juga cenderung menguat. Nilai tukar dolar AS menguat 0,22% terhadap dolar Australia. Dolar AS naik 0,07% terhadap euro. Dolar AS menguat 0,17% terhadap dolar Singapura.
Dolar AS turun 0,02% terhadap yuan China. Dolar AS naik 0,24% terhadap yen. Dolar AS menguat 0,29% terhadap baht. Dolar AS juga naik 0,21% terhadap ringgit.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa dolar AS masih berada di posisi kuat di pasar valuta asing, mempengaruhi nilai tukar rupiah dan hubungan nilai tukar dengan mata uang utama dunia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
