Dukungan ke Appi di Musda Golkar Tetap Jalan
Gambar atau konten salah?
DPD II Partai Golkar Takalar mengambil sikap tegas. Mereka tetap mendukung Wali Kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin, untuk maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Golkar Sulawesi Selatan. Appi akan didaftarkan dengan membawa dukungan dari 20 DPD II kabupaten atau kota.
"Kami tetap daftar, dengan 20 dukungan. Kecuali Pinrang, Parepare, Bone, dan Barru, sisanya ada dukungannya," kata Ketua DPD II Partai Golkar Takalar, Zulkarnain Arif, pada Selasa, 07 Juli 2026.
Proses pendaftaran direncanakan dimulai dengan pengambilan formulir pada 13 atau 14 Juli 2026. Setelah itu, formulir akan dikembalikan pada 17 atau 18 Juli 2026, lengkap dengan semua surat dukungan. "Pak Appi ambil formulir dulu, tanggal 13 atau 14 Juli. Pengembalian formulir 17 atau 18 Juli, dikembalikan dengan semua dukungan," jelas Zulkarnain.
Soal kehadiran Appi saat pendaftaran, Zulkarnain menganggap itu bukan masalah. Petunjuk pelaksanaan (juklak) Musda tidak mewajibkan bakal calon hadir langsung. "Itu teknis. Tidak ada di juklak siapa yang harus hadir. Yang penting mendaftar," ujarnya.
Zulkarnain juga menanggapi kabar bahwa beberapa DPD II memberikan dukungan kepada lebih dari satu bakal calon, termasuk kepada Ilham Arief Sirajuddin (IAS). Dia menegaskan, keabsahan dukungan sudah diatur dalam Juklak Nomor 02. Panitia pelaksana (SC) tidak boleh membuat kebijakan di luar ketentuan DPP Golkar. Semua proses verifikasi harus mengacu pada juklak yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar.
"SC tidak boleh membuat gerakan tambahan. Harus patuh pada aturan organisasi yang sudah ditandatangani ketua umum dan sekjen. Semua poin petunjuk pelaksanaan dan tata cara ada di situ. Ya sudah, kita masukkan saja," kata Zulkarnain.
Juklak juga mengatur bahwa dukungan ganda akan dinyatakan batal. Tidak ada ruang untuk memperdebatkan surat dukungan ganda dalam forum Musda. "Kalau dobel, ketentuannya batal dua-duanya. Tidak ada lagi istilah dilempar di forum. Juklak 02 tidak ada pembahasan di luar ketentuan. Tidak ada perdebatan karena sudah ada aturan tidak boleh dobel," tegasnya.
Zulkarnain mengaku konsisten mendukung Appi sejak awal. Dia bahkan mempersilakan DPD II yang berubah sikap untuk menarik kembali surat dukungan. Namun, hingga kini tidak ada yang mengambilnya. "Saya sudah persilakan 20 DPD II tarik kembali surat dukungan. Tapi tidak ada yang datang ambil. Jadi saya akan tetap bawa surat dukungan itu ke arena," pungkasnya.
Sebelumnya, Appi didukung mayoritas DPD II untuk maju di Musda Golkar Sulsel. Namun belakangan, banyak DPD II yang mengeluarkan surat dukungan untuk IAS. IAS menerima diskresi dari Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
Sementara itu, Panitia Pengarah (Steering Committee/SC) Musda Golkar Sulsel resmi mengumumkan tahapan penjaringan bakal calon Ketua DPD I Sulsel. Pengumuman penjaringan dimulai pada 08 Juli 2026. Jadwal ini mengacu pada Surat DPP Partai Golkar Nomor B-ID50/DPP/GOLKAR/VII/2026 tertanggal 06 Juli 2026. Surat itu berisi waktu penyelenggaraan Musda Golkar Sulsel, hasil rapat SC Musda XI pada 04 Juli 2026, dan hasil koordinasi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel pada 06 Juli 2026.
Berdasarkan jadwal, pengambilan formulir bakal calon berlangsung pada 13-14 Juli 2026. Pengembalian dokumen persyaratan dijadwalkan pada 15-17 Juli 2026. Proses verifikasi dokumen akan dilakukan pada 17 Juli 2026. Seluruh pendaftaran bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel dipusatkan di Kantor DPD I Partai Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa Nomor 2, Kota Makassar.
Situasi ini menunjukkan dinamika internal Partai Golkar di Sulawesi Selatan. Ada dua kubu yang bersaing, satu mendukung Appi dan satu lagi mendukung IAS. Aturan main sudah ditetapkan melalui juklak, termasuk soal dukungan ganda yang otomatis batal. Keputusan akhir ada di tangan peserta Musda.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Menhub: Ada Beda Tafsir Potongan 8% Ojol
Dukungan ke Appi di Musda Golkar Tetap Jalan
Rustika Herlambang Raih Doktor, Ungkap Peran Algoritma di Isu IKN
Masjid Istiqlal Salurkan Program Pemberdayaan Umat
Mortir Aktif Ditemukan di Rumah Warga Semarang
9.108 Batang Rokok Ilegal Disita di Lamongan
Wabah Salmonella di 13 Negara Eropa, 106 Orang Terinfeksi
Pesanan Buka Puasa Ditolak, Pemilik Restoran Antar Sendiri
Rupiah Tembus Rp 18.000, BI Siaga 24 Jam