Eceng Gondok Menurunkan Daya Tarik Bendungan Leuwikeris
Gambar atau konten salah?
Bendungan Leuwikeris terletak di aliran Sungai Citanduy di perbatasan Ciamis dan Tasikmalaya. Pada awalnya, bendungan ini menjadi sorotan publik ketika Presiden Joko Widodo memelopori upacara resminya. Ribuan orang datang, terpesona dengan pemandangan air yang mengkilap.
Namun, kondisi sekarang sudah berbeda. Air yang dulu melimpah kini digantikan oleh hamparan eceng gondok yang tumbuh subur. Wajah waduk berubah total; area yang semula menyerupai danau kini tampak hijau, hampir menyerupai daratan.
Di pinggiran waduk, beberapa saung kecil masih tersisa. Saung ini biasanya dipakai pemancing. Namun, selain eceng gondok, tumpukan sampah terlihat di beberapa sudut. Bahkan, tumbuhan ini sudah mendekati tubuh bendungan dan menembus jaring pembatas yang dipasang untuk menahan sampah dari aliran sungai.
Keadaan ini membuat warga enggan kembali. Tempat yang dulu ramai menjadi destinasi dadakan kini mulai ditinggalkan. Empat titik utama—Raden Patih, Puncak Manohara, Sayang Kaak, dan Karang Hantu—masih tersisa hanya puing-puing warung yang dulu didirikan oleh penduduk setempat.
“Kondisi ini (banyak eceng gondok) sudah lama, ada setahun mungkin. Sebelumnya ada perahu yang membersihkan eceng, terakhir saya lihat itu sebelum lebaran. Kalau kondisinya sudah begini sepertinya sulit dibereskan,” ujar Uyeng (49) warga setempat saat ditemui di sekitar Bendungan Leuwikeris.
Keberadaan eceng gondok yang meluas menandakan masalah pengelolaan limbah dan vegetasi di wilayah tersebut. Tanpa intervensi, bendungan yang pernah menjadi ikon wisata kini terancam kehilangan daya tariknya.
Pengamatan ini menyoroti pentingnya pemeliharaan rutin dan kebijakan pengelolaan limbah untuk menjaga keberlanjutan fasilitas publik. Tanpa tindakan, potensi wisata dan fungsi bendungan akan terus menurun, mempengaruhi ekonomi lokal dan keanekaragaman hayati di sekitarnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
10 Tempat Wisata di Tangerang, Akses KRL Mudah
5 Gunung Alternatif untuk Hindari Keramaian Bromo
10 Destinasi Wisata di Jakarta yang Mudah Dijangkau Naik KRL
Gua Donan Pangandaran Sepi, Tiket Gratis pun Tak Laku
7 Destinasi Dingin Jawa Tengah Selain Dieng
Pantai Lakban: Wisata dan Sejarah Tambang Belanda
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
