Empat jemaah haji Pasuruan wafat, tiga di Tanah Suci
Gambar atau konten salah?
Empat jemaah haji asal Kabupaten Pasuruan meninggal dunia, tiga di Tanah Suci dan satu sebelum keberangkatan.
Menurut Plt Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuki, korban pertama adalah Komariyah (85) yang meninggal di Madinah pada 26 April 2026.
Selanjutnya, Abdul Wahid dari Kloter 7 meninggal di Makkah pada 7 May 2026, diikuti Jumaiyah dari Kloter 6 pada 13 May 2026 di kota yang sama.
Abdul Kohar, juga dari Kloter 6, meninggal di Pasuruan. Ia dirawat karena kondisi kesehatannya menurun sebelum keberangkatan haji. "Beliau sempat masuk rombongan keberangkatan, namun karena kondisi kesehatannya memburuk harus menjalani perawatan hingga akhirnya wafat di Pasuruan," kata Ahmad Marzuki pada 14 May 2026.
Kemenhaj menilai cuaca panas ekstrem di Arab Saudi menjadi tantangan serius bagi jemaah, terutama lansia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit bawaan. Suhu di Mekkah mencapai 44 derajat Celsius.
Ahmad Marzuki menekankan pentingnya kebersihan dan hidrasi. "Kami meminta jemaah memperbanyak istirahat, menjaga asupan cairan, memakai alat pelindung diri, serta selalu membawa kartu nusuk saat beraktivitas di area Masjidil Haram," pungkasnya.
Keempat kematian ini menyoroti risiko kesehatan bagi jemaah haji, khususnya di kondisi panas tinggi dan perjalanan panjang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
