Erick Thohir Selamatkan Sugiono Jadi Ketua IPSI Baru
Gambar atau konten salah?
Erick Thohir, Menteri Pemuda dan Olahraga, mengucapkan selamat kepada Sugiono atas terpilihnya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) periode 2026‑2030. Sugiono terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Nasional XVI IPSI tahun 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC) malam kemarin.
“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Bapak Sugiono yang menjadi Ketua IPSI secara aklamasi dan juga selamat kepada semua para pengurus demisioner yang selama ini juga bekerja luar biasa,” ucap Erick dalam keterangannya pada 12 April 2026.
Erick menegaskan bahwa Kemenpora akan terus mendukung pembinaan dan pengembangan pencak silat agar dapat bersaing di panggung dunia. Tema Musyawarah Nasional tersebut adalah Pencak Silat Menuju Olimpiade, yang selaras dengan arahan Presiden Prabowo untuk mempopulerkan pencak silat di tingkat internasional.
“Jadi bagaimana kita harus bisa membawa pencak silat ini ke panggung dunia, tidak kalah dengan negara-negara lain. Selama ini sudah ada 83 perwakilan pencak silat di dunia, sehingga ke depan bersama-sama antara IPSI dengan dukungan Bapak Presiden dan kami di Kemenpora, kita bukan hanya mendorong event pencak silat ini lebih luas lagi, tetapi juga mengakar di Indonesia lebih luas lagi,” jelas Erick.
Erick menambahkan bahwa pencak silat telah menunjukkan prestasi medali yang konsisten dan dikenal luas di Indonesia. Ia juga menyoroti peran pencak silat sebagai media pembangunan karakter masyarakat serta sebagai warisan budaya bangsa. “Apalagi di Indonesia terdapat 840 perguruan pencak silat. Selain bisa dikembangkan dari segi kebudayaan, juga bisa dari sisi ekonomi,” tambahnya.
“Ini penting bahwa dukungan pemerintah ke depan harus lebih berdampak untuk pencak silat, termasuk dorongan secara industri, menjadi sebuah penetrasi yang lebih lebar lagi untuk tentu pembangunan secara ekonomi. Karena saya percaya yang namanya prestasi itu pasti sejalan juga dengan pembangunan secara ekonomi dan menyeluruh,” kata Erick.
Erick menegaskan bahwa semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, harus terlibat. Kemenpora berencana menjadi satu kesatuan dengan program sesuai arahan Presiden, khususnya membawa pencak silat menuju Olimpiade.
Di sisi lain, Sugiono menyatakan bahwa menjadi Ketua IPSI adalah kehormatan, tugas, dan tanggung jawab besar. Ia berjanji akan melanjutkan komitmen yang telah ditetapkan sebelumnya oleh Presiden Prabowo Subianto. Sugiono menekankan bahwa pencak silat merupakan media untuk memperkokoh dan memperkuat kepercayaan diri bangsa.
“Saya rasa itu merupakan tanggung jawab yang besar yang harus dilakukan oleh IPSI, selain juga di luar tanggung jawab dan tugas untuk bisa menduniakan pencak silat dalam event‑event besar dunia, khususnya Olimpiade,” pungkasnya.
Dengan dukungan pemerintah, partisipasi aktif semua pemangku kepentingan, dan komitmen kuat dari IPSI, pencak silat Indonesia berpotensi memperluas jangkauan internasionalnya, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dan kebudayaan bagi bangsa.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bagnaia Jalani Operasi Lengan saat Libur MotoGP
BKB Rekrut Eks UFC, Incar Ekspansi ke Indonesia
Marc Marquez Yakin Motor 850cc Bisa Lebih Cepat di Sachsenring
Atlet Asian Games 2026 Tinggal di Kapal Pesiar
Veda Ega: Honda Unggul di Tikungan Cepat
Mario Aji dan Veda Ega Siap Balapan di MotoGP Mandalika
Berita Terbaru
Webinar AI untuk Riset Akademik: Percepat Skripsi dan Tesis
Menteri Dorong Rektor Naikkan Gaji Dosen
Stella Christie: Kunci RI Kuasai AI Ada di Data
SPP SMA Negeri Jawa Barat Akan Dihidupkan Kembali?
Prabowo Hentikan MBG untuk Anak Orang Kaya
BGN Kaji Libatkan Kantin Sekolah untuk MBG
DPR Desak Penataan Taxiway Bandara Halim
Menkeu Purbaya: Surat Tambahan Anggaran IKN Rp 2,86 T Belum Sampai
