Faiz Hidayat Selamat di Puncak Gunung Seulawah, Aceh
Gambar atau konten salah?
Faiz Hidayat, pendaki berusia 23 tahun asal Aceh Utara, ditemukan selamat di puncak Gunung Seulawah, Aceh Besar. Warga yang sedang beraktivitas di kawasan Lamteuba Droe, Kecamatan Seulimeum, menemukan tubuhnya pada pukul 14.30 siang. Ia terlihat lelah, namun masih hidup.
Menurut Kepala Basarnas Banda Aceh, "korban ditemukan warga yang sedang beraktivitas di kawasan Lamteuba Droe, Kecamatan Seulimeum sekitar pukul 14.30 siang tadi." Lokasi penemuan berada sekitar 6 kilometer arah barat dari tempat terakhir ia dilaporkan hilang.
Setelah penemuan, warga langsung mengantarkannya ke rumah terdekat untuk penanganan awal. Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 16.40 WIB dan segera berkoordinasi dengan keluarga korban untuk proses evakuasi lanjutan.
“Sekitar pukul 18.00 WIB, korban dibawa pihak keluarga menuju fasilitas kesehatan di wilayah Seulimeum untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis,” kata Hussain kepada wartawan, 05 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa Faiz mengalami kelelahan dan cedera pada bagian kaki.
Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 19.30 WIB, "Dengan ditemukannya korban dalam kondisi selamat, Operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 19.30 WIB," ujar Hussain.
Faiz dan beberapa rekannya memulai pendakian Gunung Seulawah pada 31 Mei 2026 pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Rombongan mencapai puncak sekitar 12.30 WIB, lalu memutuskan turun. Namun, saat turun, Faiz tidak lagi berada di lokasi.
“Korban terakhir terlihat di area puncak Gunung Seulawah,” kata Hussain, 02 Juni 2026. Teman-teman korban melakukan pencarian di sekitar puncak namun tidak menemukannya.
Informasi hilangnya Faiz diterima tim Basarnas dari personel Polsek Lembah Seulawah pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB, 30 Juni 2026. Tak lama berselang, tim penyelamat dikerahkan ke lokasi dengan membawa peralatan pencarian, termasuk satu unit drone thermal dan anjing pelacak.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya persiapan dan koordinasi tim SAR ketika pendaki hilang di daerah pegunungan. Meskipun Faiz selamat, kejadian ini menjadi pengingat bagi pendaki untuk selalu mempersiapkan diri dan menginformasikan rencana perjalanan kepada pihak berwenang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Gelombang Panas Belanda Tewaskan 900 Orang, Prancis Terbakar
Kuasa Hukum Sarwendah Bantah Tuduhan Eksploitasi Anak
Pelabuhan Roro Gunungsitoli Disiapkan Jadi Pusat Logistik Nias
Kerajaan Dukung Penuh Timnas Usai Kalah di Semifinal
Gempa M3,4 Guncang Pidie Jaya, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami
Sergai Bangun Mal Pelayanan Publik Rp6,2 Miliar Tahun Ini