Fajar Riza Mengajak Guru Jadi Arsitek Pembelajaran di Garut
Gambar atau konten salah?
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq mengajak para guru menjadi “arsitek pembelajaran”. Menurutnya, guru harus merancang pengalaman belajar yang bermakna, kontekstual, dan relevan dengan siswa. Ia menyampaikan hal tersebut di kegiatan penguatan kompetensi guru bertema Deep Learning dan Transformasi Pendidikan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada hari Sabtu, 06 Juni 2026.
“Pesan saya kepada Bapak‑Ibu Guru dan Kepala Sekolah, jadilah arsitek pembelajaran, bukan operator pembelajaran. Operator hanya mengulang proses yang sama, sementara arsitek memiliki kreativitas dan inovasi untuk menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak‑anak,” kata Fajar dikutip dari laman Kemendikdasmen, Selasa, 09 Juni 2026.
Fajar menekankan bahwa guru dapat memanfaatkan sumber belajar di sekitar, mulai dari kekayaan sejarah, budaya, hingga potensi daerah yang dapat menjadi media pembelajaran. Ia juga mengingatkan bahwa pendidikan tidak akan berhasil jika hanya bergantung pada sekolah. Keluarga dan masyarakat harus bersinergi. Komunikasi yang baik antara sekolah dan orang tua menjadi kunci dalam membangun visi pendidikan. Ada kesamaan arah antara sekolah dan lingkungan rumah.
Di bagian Deep Learning, Fajar menjelaskan bahwa pendekatan ini bukan kurikulum baru. “Deep learning atau pembelajaran mendalam bukanlah kurikulum baru. Deep learning adalah pendekatan dalam memahami, mengaplikasikan, dan merefleksikan pengetahuan.” Ia menambahkan, “Deep Learning adalah metode mengajar. Bagaimana murid memahami, melaksanakan, lalu merefleksikan apa yang dipelajarinya. Jadi bukan sekadar mengejar banyaknya materi yang selesai diajarkan, tetapi memastikan anak benar-benar memahami apa yang dipelajari.”
Dengan menekankan peran guru sebagai arsitek, Fajar berharap proses belajar menjadi lebih kreatif dan relevan. Pendekatan ini menyoroti pentingnya konteks lokal dan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam menciptakan pengalaman belajar yang bermakna bagi generasi muda.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Jaksa Tolak Nota Pembelaan Nadiem Anwar, Kasus Chromebook
Becky Tumewu: Next Gen Choice Buku Bahasa Inggris SD–SMP
NGC Baru Dirilis, Buku Matematika & IPA Bahasa Inggris
Perpanjangan PCMB hingga 9 Juni 2026: 500 Ribu Murid Daftar
SMK Bisa Ikut Forum AI Korea 2026, Kuota Gratis Terbatas
Kebiasaan Blind Box Berisiko Menurunkan Kesehatan Mental Risiko
Berita Terbaru
Mayat Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Cakat, Lampung
Hujan Deras Banjir Jalan Ahmad Yani, Batam, Mengganggu Lalu
Jaksa Tolak Nota Pembelaan Nadiem Anwar, Kasus Chromebook
Poliklinik Desa Jomboran Dicoret, Masyarakat Tetap Pakai
Rumor Cadangan Devisa BI Habis, Perry Tegaskan Cukup Luar Negeri
Daftar SMA Terbanyak Diterima SNBT 2025 di Jawa Tengah
BPJS Pertimbangkan Penyesuaian Iuran JKN agar Beban Kontrol
